Proyek Era Gibran, Tahir Solo Museum akan Soft Launching 25 Juli 2026

Solokini.com, Solo — Kota Surakarta (Solo) bersiap menyambut hadirnya Tahir Solo Museum atau Museum Budaya, Sains, dan Teknologi Bengawan Solo.

Mengutip laman resmi Pemprov Jateng, museum seluas 55 hektare di area Pedaringan, Jebres ini akan menjadi museum sains dan teknologi terbesar di Jawa Tengah sekaligus ikon wisata edukasi baru kebanggaan warga Solo.

Museum megah ini berlokasi di kawasan strategis Jalan Ki Hajar Dewantara, Pedaringan, Jebres, Surakarta. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi magnet baru di sektor pariwisata sekaligus memperkuat citra Kota Solo sebagai pusat pendidikan, budaya, dan inovasi.

Prosesi groundbreaking sebagai tanda dimulainya pembangunan museum telah dilakukan oleh Wali Kota Surakarta saat itu, Gibran Rakabuming, bersama Pendiri Tahir Foundation (Mayapada Group), Dato’ Sri Tahir, 25 Januari 2023 silam.

Pembangunan museum seluas 60.000 meter persegi ini didanai sepenuhnya melalui hibah dari Tahir Foundation dengan anggaran mencapai Rp400 miliar hingga Rp600 miliar.

Baca Juga :  6 Cafe Tema Alam di Solo Cocok untuk Healing dan Nongkrong Santai

Dato’ Sri Tahir menuturkan, hadirnya museum ini ditujukan untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia agar semakin cerdas dan siap menghadapi tantangan era globalisasi melalui pemahaman sains dan budaya yang kuat.

Penetapan kawasan Pedaringan sebagai lokasi museum bukan tanpa alasan. Mantan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming menjelaskan, wilayah tersebut merupakan pusat pendidikan dan konservasi alam yang terintegrasi.

Di sekitar area museum, terdapat berbagai fasilitas pendidikan dan rekreasi unggulan Solo, seperti Universitas Sebelas Maret (UNS), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Solo Technopark, hingga kawasan konservasi satwa Solo Safari.

Tahir Solo Museum dirancang sebagai sarana pendidikan interaktif berbasis teknologi yang melayani pelajar, akademisi, hingga masyarakat umum. Rencananya, kompleks museum ini menghadirkan empat klaster utama:

  1. Museum Budaya
  2. Museum Ilmu Pengetahuan Alam
  3. Museum Ilmu Pengetahuan Dasar
  4. Museum Astronomi dan Antariksa
Baca Juga :  Rekomendasi Gudeg Solo Enak Rating Tinggi, Kuliner Legendaris Wajib Coba!

Selain ruang pameran utama, museum ini juga dilengkapi dengan fasilitas pusat riset, ruang perkuliahan, dan area diskusi ilmiah publik.

Beredar kabar bahwa daya tarik utama yang paling dinantikan adalah instalasi interaktif canggih serta rencana pameran fosil asli dinosaurus raksasa sebagai atraksi edukatif utama.

Di bagian luar, pengunjung dapat menikmati area rekreasi publik hijau yang asri, lengkap dengan taman permaculture, taman hutan, taman bunga, area piknik berumput, serta wahana permainan anak.

Setelah melalui seluruh proses konstruksi dan persiapan fasilitas, agenda soft launching Tahir Solo Museum resmi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026

Momentum ini diharapkan akan menjadi langkah awal dibukanya gerbang destinasi wisata edukatif ikonik baru di Solo bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Berita sebelumyaKPPN Surakarta Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Tingkatkan Layanan Publik