SOLO, Solokini.com – Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta (CGK) melumpuhkan rute penerbangan Solo–Jakarta–Solo di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Minggu (6/9/2026).
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Adi Soemarmo, Hery Purwanto, mengonfirmasi bahwa penutupan ruang udara akibat sebaran abu vulkanik memaksa penghentian sementara operasional rute tersebut demi keselamatan penerbangan.
“Langkah pembatalan operasional penerbangan dilakukan guna keselamatan penerbangan, dan kami akan terus memantau perkembangan informasi adanya dampak erupsi dari Gunung Anak Krakatau,” tegas Hery dalam keterangan resminya, Minggu (6/9/2026).
Sebanyak 13 jadwal penerbangan dari maskapai Batik Air, Citilink, dan Garuda Indonesia mengalami pembatalan total, yang terdiri dari 7 jadwal keberangkatan dan 6 jadwal kedatangan.
Berikut ini daftar penerbangan batal di Bandara Adi Soemarmo (6 September 2026).
Keberangkatan (Solo–Cengkareng):
* Batik Air ID 6375 (09.50 WIB)
* Citilink QG 763 (09.50 WIB)
* Garuda Indonesia GA 225 (10.45 WIB & 15.55 WIB)
* Batik Air ID 7532 (13.35 WIB)
* Batik Air ID 7040 (17.40 WIB)
* Citilink QG 765 (18.15 WIB)
Kedatangan (Cengkareng–Solo):
* Citilink QG 762 (09.20 WIB)
* Garuda Indonesia GA 222 (10.00 WIB) & GA 228 (15.10 WIB)
* Batik Air ID 7531 (12.55 WIB), ID 7041 (16.45 WIB), & ID 7368 (18.45 WIB)
* Citilink QG 764 (17.45 WIB)
Pihak pengelola memastikan penerbangan rute Solo–Denpasar–Solo (PP) menggunakan maskapai Super Air Jet (IU 127/IU 128) tetap beroperasi normal sesuai jadwal.
Para penumpang yang terdampak penerbangan Solo-Jakarta diimbau untuk segera menghubungi pihak maskapai terkait prosedur pengembalian dana (refund) atau penjadwalan ulang (reschedule).













