SD Muhammadiyah 1 Solo Deklarasikan Gerakan Anti-Perundungan Saat MPLS

SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah, mendeklarasikan gerakan Sekolah Anti-Perundungan (Anti Bullying) saat MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, Kamis (16/7/2026).

Solokini.com, Solo — SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah, resmi mendeklarasikan gerakan Sekolah Anti-Perundungan (Anti Bullying) dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Kamis (16/7/2026).

Langkah ini diambil sebagai komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Sebanyak 112 murid kelas I mengikuti Kegiatan MPLS yang mengusung tajuk “Belajar Gembira Anti Bully” tersebut. Melalui tema ini, sekolah yang berdiri sejak 1935 tersebut berupaya mengenalkan budaya positif serta membentuk karakter murid sejak dini agar saling menghargai dan menyayangi.

Baca Juga :  The Sunan Hotel Solo Gelar 'Coffee Talks with Book' Bareng Solo Book Party

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Solo, Sri Sayekti, menegaskan bahwa MPLS menjadi langkah awal yang krusial untuk menanamkan pemahaman bahwa sekolah adalah tempat yang aman dan bebas dari segala bentuk perundungan.

“Setiap siswa harus tumbuh dengan rasa percaya diri, saling menghormati, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Tidak ada tempat bagi bullying di sekolah kami,” ujar Sri Sayekti, Kamis (16/7/2026).

Selain pengenalan sarana dan tata tertib, para murid baru juga dikenalkan pada dimensi profil pembelajaran abad ke-21 yang berorientasi pada integritas, empati, serta kemampuan akademik.

Baca Juga :  Kanwil DJP Jateng II Gelar Dialog Perpajakan 2026 di Solo, Perkuat Kepatuhan Pajak

Sekolah Model Pembelajaran Mendalam ini juga menerapkan pembiasaan positif melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH). Meliputi, bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

Melalui deklarasi ini, seluruh warga sekolah diharapkan dapat bersama-sama menjaga budaya sekolah yang inklusif dan penuh kasih sayang.

Berita sebelumyaCicilan Emas Jadi Pilihan Investasi Jangka Panjang di Tengah Ketidakpastian Ekonomi