The Sunan Hotel Solo Gelar ‘Coffee Talks with Book’ Bareng Solo Book Party

The Sunan Hotel Solo berkolaborasi dengan komunitas Solo Book Party menggelar acara bertajuk “Coffee Talks with Book” di area kolam renang (pool area), Sabtu (11/7/2026) sore.

Solokini.com, Solo – Mengisi momen liburan sekolah dengan kegiatan edukatif dan inklusif, The Sunan Hotel Solo berkolaborasi dengan komunitas Solo Book Party menggelar acara bertajuk “Coffee Talks with Book”.

Acara tersebut berlangsung di area kolam renang (pool area) The Sunan Hotel Solo pada Sabtu (11/7/2026) sore.

Kegiatan ini dikemas dengan konsep santai, di mana para peserta diajak membaca buku bersama yang kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow interaktif.

Mengangkat tema inklusivitas, diskusi kali ini menghadirkan dua komunitas yang aktif menyuarakan kesetaraan dan aksesibilitas, yaitu PUKAPS dan Difalitera.

Baca Juga :  Solo Keroncong Festival 2026, Padukan Musik Keroncong Tradisional dan Modern

Asst PR Manager The Sunan Hotel Solo, Tika Ratna menyampaikan, kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen hotel dalam mendukung pergerakan komunitas lokal sekaligus menyediakan ruang publik yang ramah bagi semua kalangan.

“Kami percaya hotel bukan hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga ruang untuk bertemu, belajar, dan berbagi inspirasi. Kolaborasi bersama Solo Book Party, PUKAPS, dan Difalitera menjadi wujud komitmen kami dalam menghadirkan ruang yang inklusif bagi masyarakat,” ujar Tika.

Baca Juga :  TP PKK Banjarsari Serahkan Donasi Kemanusiaan Rp 58 Juta ke PMI Surakarta

Acara yang terbuka untuk umum dengan kuota terbatas ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para pencinta literasi di Kota Bengawan.

Selain membaca dan berdiskusi, para peserta juga memanfaatkan momen ini untuk memperluas jaringan (networking) antarkomunitas sambil menikmati hidangan kopi yang disediakan.

Melalui agenda kreatif seperti ini, The Sunan Hotel Solo terus berupaya memperkuat posisinya sebagai akomodasi yang tidak hanya fokus pada bisnis pariwisata. Tetapi juga aktif berkontribusi dalam pengembangan budaya, literasi, dan ruang inklusif di Kota Solo.

Berita sebelumyaPMI Surakarta Gelar Pelatihan Water Rescue dan Navigasi Darat untuk Siapkan Relawan Satgana
Berita berikutnyaSolo Keroncong Festival 2026, Padukan Musik Keroncong Tradisional dan Modern