SOLO, Solokini.com – Persoalan tarif parkir di kawasan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo kembali menjadi sorotan usai muncul keluhan seorang pengunjung di media sosial. Pengunjung tersebut mengaku dimintai uang parkir hingga Rp200.000 saat membawa rombongan menggunakan bus untuk singgah dan menunaikan salat Zuhur di masjid tersebut.
Dalam unggahannya, pemilik akun menceritakan pengalamannya bersama rombongan jamaah ziarah Wali Songo yang mampir ke Masjid Sheikh Zayed untuk menunaikan salat Zuhur. Ia menyebut rombongannya semula hanya berniat Salat Zuhur sebelum melanjutkan perjalanan.
“Saya beserta rombongan jam’iyah ziaroh Wali Songo pulangnya mampir di masjid tersebut dengan maksud salat Dhuhur,” tulis pemilik akun gus.latif_ dalam unggahannya di Threads, Rabu, 4 November 2026.
Persoalan muncul setelah rombongan selesai melaksanakan salat dan hendak kembali menaiki bus. Pemilik akun mengaku didatangi seorang juru parkir yang meminta uang sebesar Rp200.000. “Selesai sholat terus pulang naik bus rombongan, tiba-tiba seorang tukang parkir mendekati minta uang parkir 200 RB,” lanjutnya.
Pemilik unggahan mengaku sempat menolak permintaan tersebut. Namun, setelah terjadi adu argumen, ia akhirnya memberikan uang Rp100.000. “Saya menolak akhirnya kena 100 RB, itupun harus kena mental dulu,” tulisnya.
Keluhan tersebut menuai atensi mengingat Pemerintah Kota Solo baru saja melakukan penataan kawasan parkir Masjid Raya Sheikh Zayed, awal Oktober lalu. Pemkot Solo menyediakan fasilitas parkir gratis di halaman selatan masjid dengan kapasitas sekitar 60 mobil dan 100 sepeda motor.












