Sebanyak 26.981 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 di Universitas Sebelas Maret. Pada hari pertama pelaksanaan, tingkat kehadiran peserta mencapai 97,9 persen. UTBK di UNS berlangsung pada 21 hingga 29 April 2026 dan digelar di tiga lokasi, yakni Kampus Kentingan, Mesen, dan Pabelan.
Rektor UNS, Hartono, mengatakan kampusnya mendapat mandat menyelenggarakan UTBK dalam 18 sesi dengan 54 ruang ujian di setiap sesi. Dalam sehari, ujian dibagi menjadi dua sesi.
“Setiap hari terdapat dua sesi,” ujar Hartono kepada wartawan di Gedung Rektorat UNS pada Selasa (21/4/2026).
Ia memastikan kesiapan sarana dan prasarana telah optimal. UNS menyiapkan lebih dari 1.500 unit komputer di tiap sesi, lengkap dengan perangkat cadangan di setiap ruang ujian.
Selain itu, sistem pengawasan diperketat guna mengantisipasi potensi pelanggaran, termasuk praktik perjokian. “Kami sudah tetapkan prosedur pengawasan sejak peserta masuk hingga pelaporan hasil ujian ke panitia pusat,” jelasnya.
UNS juga memberikan perhatian pada peserta difabel. Sebanyak 12 penyandang disabilitas tercatat mengikuti UTBK, terdiri dari tujuh tunanetra, empat tunadaksa, dan satu tunarungu.
Pada sesi pertama hari pembukaan, jumlah peserta yang hadir mencapai 1.478 orang atau 97,9 persen, sementara 32 peserta tidak hadir.
Hartono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan UTBK dan berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.














