
SOLO, Solokini,com — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta (Solo) bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo.
Langkah tanggap darurat ini mencakup pengiriman armada pemadam, evakuasi warga, hingga penyaluran ribuan alat pelindung diri.
“Sejak musibah kebakaran TPA Putri Cempo melanda kemarin, PMI Surakarta terus memantau perkembangan situasi di lapangan secara berkala,” papar Kepala Seksi Penanggulangan Bencana PMI Kota Surakarta, Jumadi, Kamis (3/9/2026).
Guna membantu proses pemadaman api yang dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), PMI mengerahkan 2 unit truk tangki air untuk memberikan dukungan water supply secara konstan.
Layanan Darurat dan Evakuasi Pengungsi
Selain bantuan armada air, PMI Kota Surakarta juga menyiagakan unit ambulans untuk menangani potensi kondisi darurat medis di lokasi kejadian.
Mengingat ketersediaan udara bersih yang kian menurun akibat paparan asap pekat, petugas PMI turut memobilisasi warga yang terdampak menuju area aman.
Pendopo Kelurahan Mojosongo kini difungsikan sebagai titik pengungsian utama bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan perlindungan dari paparan asap padat TPA Putri Cempo.
Rincian Bantuan dan Masker bagi Warga Terdampak
Jumadi mengonfirmasi bahwa bantuan logistik dan medis telah disalurkan secara bertahap kepada para pengungsi maupun warga di sekitar pemukiman.
Adapun bantuan PMI Surakarta kepada para warga terdampak kebakaran TPA Putri Cempo antara lain:
- Bantuan Pengungsi (Pendopo Kelurahan Mojosongo):
- 100 pcs masker dewasa dan 30 pcs masker anak-anak untuk 73 pengungsi.
- 60 box makanan siap saji (nasi) untuk kebutuhan konsumsi harian.
- Bantuan Warga Pemukiman:
- Wilayah RW 30 Mojosongo (~400 KK): 150 pcs masker dewasa, 270 pcs masker anak-anak, dan 80 pcs masker kain.
- Wilayah RW 39 Mojosongo: 50 pcs obat tetes mata untuk mengatasi iritasi iritasi akibat paparan asap.
- Total Distribusi Masker: Lebih dari 1.000 pcs masker telah dibagikan secara menyeluruh di titik-titik terdampak.
“PMI Kota Surakarta memastikan akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memantau kondisi kesehatan serta kebutuhan logistik warga hingga situasi di TPA Putri Cempo sepenuhnya kondusif,” pungkas Jumadi.












