Solokini.com, Solo – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta atau PMI Solo resmi meluncurkan program “Rising Heroes”, Sabtu (30/5/2026).
Program ini merupakan bentuk apresiasi khusus bagi generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), yang melakukan donor darah untuk pertama kalinya tepat saat menginjak usia 17 tahun.
Langkah strategis ini diambil oleh PMI Surakarta berdasarkan hasil survei internal yang menunjukkan masih rendahnya tingkat partisipasi donor darah di kalangan generasi muda.
Melalui “Rising Heroes”, PMI Solo berkomitmen untuk menumbuhkan budaya donor darah sejak dini sekaligus menjaga keberlanjutan stok darah di masa depan.
Pada hari peluncuran tersebut, Argana Rhaka Kurniawan (17) menjadi pendonor pertama yang mendapatkan apresiasi khusus dari petugas PMI Kota Surakarta. Raka mengaku termotivasi menjadi pendonor karena terinspirasi oleh orang tua dan kakaknya yang sudah rutin mendonorkan darah.
“Senang sekali dan tidak mengira bakal dirayakan seperti ini, karena ini baru pertama kali saya donor. Saya donor karena kakak dan orang tua saya semua telah donor darah, jadi saya ingin mencoba seperti mereka,” ujar Rak, Sabtu (30/5/2026).
Ketua PMI Kota Surakarta menegaskan bahwa keterlibatan Gen Z sangat krusial bagi keberlangsungan gerakan kemanusiaan ini mengingat jumlah populasi mereka yang besar dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.
Melalui program ini, PMI Surakarta juga mengampanyekan agar momentum ulang tahun ke-17 tidak hanya dirayakan secara pribadi, melainkan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyelamatkan nyawa sesama.
PMI Solo kini mengajak seluruh anak muda di Surakarta yang telah genap berusia 17 tahun untuk ikut bergabung dalam gerakan “Rising Heroes” dan menjadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat yang positif.














