Solokini.com, Solo — Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartasura menyerahkan hasil rehabilitasi bangunan Panti Asuhan Nur Maghfiroh yang berlokasi di Tegal Kaputren, Pajang, Laweyan, Solo, Senin (24/5/2026).
Perbaikan bangunan yang pudar dan kerap bocor tersebut berhasil dirampungkan secara maraton dalam waktu satu minggu melalui program Bakti TNI.
Wakil Komandan (Wadan) Grup 2 Kopassus, Letkol Inf Yanuar Setiaga, S.I.P. menjelaskan, aksi sosial ini merupakan implementasi instruksi berjenjang dari Danjen Kopassus, Panglima TNI, hingga program Presiden Prabowo Subianto. Kopassus diwajibkan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
“Kami hadir untuk mengatasi kesulitan rakyat. Kolaborasi dengan Pemkot Surakarta sangat luar biasa. Melalui renovasi ini, kita berharap anak-anak panti lebih semangat belajar dan meraih cita-citanya,” ujar Letkol Inf Yanuar, Senin (25/5/2026).
Sebelumnya, kondisi panti asuhan yang berdiri sejak tahun 1950 dan dihuni oleh 20 anak laki-laki ini cukup memprihatinkan. Pengasuh panti, Makmun Amin mengungkapkan, bangunan tersebut belum pernah diperbaiki sama sekali sehingga kerap mengalami kebocoran di area kamar dan tempat belajar saat hujan turun.
Dalam kurun waktu sepekan, prajurit Kopassus melakukan perbaikan menyeluruh meliputi pembenahan atap bocor, penggantian material yang lapuk, pengecatan ulang, serta pembersihan fasilitas panti.
Selain perbaikan fisik, Kopassus juga menyalurkan bantuan operasional berupa 22 unit kasur dan sprei, 20 mushaf Al-Qur’an, 20 peci, serta 20 sajadah.
Aksi sosial ini juga terintegrasi dengan pelayanan jemput bola dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surakarta. Dalam kegiatan tersebut, Dispendukcapil menerbitkan akta kelahiran berbasis kartu keluarga (KK) pengurus panti untuk empat anak usia balita (6 bulan hingga 1,5 tahun).
Kepala Dispendukcapil Surakarta, Agung Hendratmo menegaskan, pemenuhan hak sipil bagi anak-anak panti asuhan merupakan hal yang mendesak untuk mengakses fasilitas pendidikan dan bantuan sosial. Ia menyatakan siap melakukan fasilitasi langsung secara jemput bola jika ada permintaan dari pihak panti asuhan.














