Solokini.com, Sukoharjo — Sanggar Seniman Satu Jiwa (SESAJI) berkolaborasi dengan Yayasan Tangan Baik Solo Raya (TBSR), PMI Sukoharjo, dan Puskesmas Mojolaban menggelar aksi bakti sosial peduli sesama, Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang berpusat di Markas Sesaji, Desa Triyagan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo ini diisi dengan pembagian paket sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga aksi donor darah.
Koordinator kegiatan sekaligus pembina SESAJI, Edy Budiyono, mengungkapkan aksi sosial ini digelar untuk memperingati Hari PMI Internasional (8 Mei) sekaligus menyambut Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni mendatang.
Menurutnya, momen historis tersebut harus menjadi pemantik nyata untuk membangun kembali semangat kebersamaan masyarakat.
“Berbeda dari biasanya, kali ini kami berkolaborasi dengan Yayasan Tangan Baik Solo Raya. Kami juga dibantu oleh PMI dan Puskesmas Mojolaban,” ujar Edy, Senin (25/5/2026).
Layanan kesehatan gratis dan donor darah ini dihadirkan dengan konsep jemput bola guna mendekatkan akses medis langsung ke tengah pemukiman warga perbatasan.
Pembina TBSR, Rus S. Sumanto, menyebut sinergisitas lintas sektor ini sangat efektif untuk mendongkrak derajat kesehatan masyarakat tanpa memandang status sosial ataupun agama.
“Kuncinya satu, peduli itu harus dibangun secara bersama-sama. Intinya, mari bergerak bersama untuk bermanfaat pada sesama,” kata Rus.
Yayasan TBSR sendiri telah bergerak di bidang sosial selama 20 tahun menyasar kaum dhuafa dan disabilitas se-Solo Raya.
Dalam aksi kali ini, yayasan TBSR membagikan 100 paket sembako untuk warga di wilayah Mojolaban, Grogol, Baki, dan Kartasura.
Salah satu penerima bantuan, Suharmi (48), warga Triyagan yang bekerja sebagai ojek online dan penjahit, mengaku sangat terbantu lantaran dirinya tengah beristirahat total pascaoperasi usus buntu.
Sementara itu, Ketua PMI Sukoharjo, dr. Kunari Mahanani, mengapresiasi inisiatif mandiri yang lahir dari akar rumput ini.
Menurutnya, tingginya partisipasi warga menunjukkan empati masyarakat Sukoharjo yang sangat besar. Ia berharap gerakan ini menjadi pemantik kolaborasi kemanusiaan jangka panjang.














