BI Solo Gelar Adikarya Fest 2026, Dorong Digitalisasi Ekonomi dan Edukasi Rupiah

Solokini.com, Solo – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo resmi membuka rangkaian kegiatan Adikarya Fest 2026 di Solo Square Mall, 23–24 Mei 2026.

Dengan tema “Tangguh Digital, Karya Budaya, dan Daulat Rupiah”, acara ini menjadi sarana kolaborasi untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital, edukasi sistem pembayaran, serta pemberdayaan UMKM di Solo Raya.

Kepala Perwakilan BI Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat menyatakan, festival ini dirancang untuk menghubungkan aspek edukasi, apresiasi, dan aktivasi ekonomi masyarakat.

Menurutnya, transformasi digital harus berjalan secara inklusif dengan tetap berpijak pada budaya lokal dan kebanggaan terhadap Rupiah.

“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat semakin mudah, aman, dan percaya dalam bertransaksi,” ujar Dwiyanto.

Baca Juga :  Benarkah Parkir Jadi Pembunuh Senyap UMKM di Solo? Bikin Konsumen Kapok Jajan Hingga Tak Lagi Mampir

Adikarya Fest 2026 dibangun di atas tiga pilar utama:

  • Adipati: Fokus pada perluasan ekosistem transaksi digital (QRIS), literasi sistem pembayaran, dan perlindungan konsumen.
  • Serdadu: Wadah edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah melalui pendekatan kreatif.
  • Kenduren: Fokus pada pengembangan UMKM melalui pameran produk dan adopsi digital.

Sektor ekonomi digital di Surakarta sendiri mencatatkan pertumbuhan positif. Sepanjang tahun 2026, transaksi QRIS di wilayah tersebut mencapai 25,1 juta transaksi, tumbuh 133,8% secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan total 452.980 merchant aktif.

Sebagai bagian dari pembukaan, BI Solo memberikan Adipati Award kepada pemerintah daerah dan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang berkontribusi aktif dalam digitalisasi.

Baca Juga :  Sukses Capai Zero Accident, Bandara Adi Soemarmo Siap Sambut Debarkasi Haji 2026

Pemerintah Kota Surakarta berhasil meraih penghargaan utama “Adipati I” atas capaian komprehensif dalam implementasi Kartu Kredit Indonesia dan digitalisasi transaksi.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengapresiasi sinergi ini sebagai kunci untuk meningkatkan efisiensi layanan publik serta memperluas akses pembayaran bagi pelaku usaha dan UMKM.

Rangkaian acara akan terus berlanjut dengan berbagai kompetisi, showcase UMKM, hingga “Adipati QRIS Run 2026” di Stadion Manahan (14 Juni 2026) serta Kenduren UMKM (26–28 Juni 2026).

Berita sebelumyaMenggugah Selera! 5 Rekomendasi Gudeg di Solo Rating Tinggi Wajib Coba