Jemaah Haji 2026 Terima Uang Saku 750 Riyal, Distribusi di Embarkasi Solo Lancar

BPKH membagikan uang saku bagi Jemaah haji Indonesia tahun 2026. Tiap jemaah mendapatkan uang saku tunai sebesar 750 Riyal Arab Saudi (SAR). Foto: dokumen BPKH
BPKH membagikan uang saku bagi Jemaah haji Indonesia tahun 2026. Tiap jemaah mendapatkan uang saku tunai sebesar 750 Riyal Arab Saudi (SAR). Foto: dokumen BPKH

Proses pembagian uang saku atau living cost bagi jemaah haji Indonesia tahun 2026 terus dilakukan secara bertahap. Salah satu titik pendistribusian berlangsung di Embarkasi Solo pada 22 April 2026, sebagai bagian dari skema pelayanan terpadu bagi jemaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Dalam kesempatan tersebut, jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 6 asal Kabupaten Brebes telah tiba di Asrama Haji Donohudan. Setibanya di lokasi, mereka langsung menjalani serangkaian prosedur pelayanan satu pintu, yang mencakup penerimaan uang saku untuk bekal selama di Arab Saudi.

Suasana di lokasi pembagian terpantau tertib dan kondusif. Para petugas memastikan hak setiap jemaah tersampaikan dengan baik sebagai bentuk komitmen layanan maksimal bagi tamu Allah.

Baca Juga :  UNISRI Bekali 28 Wisudawan Terbaik Sertifikasi BNSP, Persiapkan Lulusan Siap Kerja

Tiap jemaah mendapatkan uang saku tunai sebesar 750 Riyal Arab Saudi (SAR). Dana ini disediakan untuk mendukung operasional harian jemaah selama menjalankan ibadah, termasuk untuk keperluan pembayaran DAM atau denda haji.

Pengelolaan Dana Haji dengan Prinsip Amanah dan Profesional

Sulistyowati, selaku Anggota Badan Pelaksana BPKH, menekankan bahwa pengelolaan dana haji dilakukan dengan prinsip amanah dan profesional agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh jemaah.

“BPKH diamanahkan untuk mengelola keuangan haji, dan dana haji terus tumbuh. Pada tahun 2025, BPKH memperoleh nilai manfaat sekitar Rp12 triliun dengan dana kelolaan total Rp180 T. Nilai manfaat tersebut didistribusikan kepada jemaah tunggu maupun jemaah yang berangkat. Selain itu, jemaah juga mendapatkan uang saku atau living cost sebesar 750 Riyal Arab Saudi yang dapat digunakan sebagai bekal operasional selama berada di Tanah Suci,” jelasnya.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat Kadin Solo, Penggerak Ekonomi Lokal dan Berperan Penting bagi UMKM
BPKH membagikan uang saku bagi Jemaah haji Indonesia tahun 2026. Tiap jemaah mendapatkan uang saku tunai sebesar 750 Riyal Arab Saudi (SAR). Foto: dokumen BPKH
BPKH membagikan uang saku bagi Jemaah haji Indonesia tahun 2026. Tiap jemaah mendapatkan uang saku tunai sebesar 750 Riyal Arab Saudi (SAR). Foto: dokumen BPKH

Manfaat dari pembagian uang saku ini dirasakan langsung oleh para jemaah. Hardiyanto, salah satu jemaah dari Embarkasi Solo, mengungkapkan bahwa dana tersebut sangat membantu persiapan mereka.

“Sangat membantu kami, terutama untuk membayar DAM dan sebagai pegangan selama berada di Arab Saudi,” tuturnya.

Selain aspek finansial, penyelenggaraan haji tahun 2026 di embarkasi juga menerapkan sistem One Stop Service. Melalui sistem terintegrasi ini, jemaah dapat menyelesaikan seluruh tahapan mulai dari pengecekan kesehatan, pengambilan data, pemasangan gelang identitas, hingga penerimaan living cost di satu lokasi yang sama.

 

Berita sebelumyaDaftar Mall di Solo, Keunggulan dan Perbedaan Karakteristiknya