Solokini.com, Solo – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta (Solo) mulai mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.
Dalam pertemuan dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Solo di kawasan Jebres, Jumat (13/4/2026), KONI menekankan pentingnya persatuan antarperguruan untuk mempertahankan gelar juara umum.
Ketua Umum KONI Surakarta, Her Suprabu, meminta seluruh elemen pencak silat yang terdiri dari sekitar 30 perguruan untuk menanggalkan ego sektoral.
Pihaknya menegaskan bahwa saat berlaga di Porprov, seluruh atlet membawa nama besar Kota Surakarta, bukan lagi bendera perguruan masing-masing.
“Pesan saya untuk pencak silat, jaga kekompakan dan soliditas. Perlu penyatuan visi dan misi. Saat di Porprov nanti tidak ada lagi bendera perguruan, tetapi satu tujuan membela nama Kota Surakarta,” ujar Her Suprabu.
KONI Surakarta saat ini tengah melakukan kunjungan maraton ke 63 cabang olahraga (cabor) di Kota Solo untuk memetakan potensi dan mengevaluasi kesiapan atlet.
Hingga saat ini, sekitar 20 cabor telah didatangi sebagai bagian dari strategi mengejar target ambisius 100 medali emas pada Porprov mendatang.
Sebagai perbandingan, pada Porprov Pati Raya sebelumnya, Surakarta berhasil meraih 84 medali emas. Capaian tersebut menempatkan Surakarta di posisi ketiga di bawah Kabupaten Grobogan (86 emas) dan Kota Semarang (130 emas).
Terkait dukungan finansial, Her Suprabu menjelaskan, meskipun anggaran mengalami efisiensi menjadi Rp 8 miliar, pihak KONI tetap memprioritaskan kesejahteraan kontingen.
“Sekitar 61 persen akan difokuskan untuk insentif atlet dan pelatih. Sisanya untuk operasional pemberangkatan. Sementara untuk pembenahan sarana dan prasarana akan difokuskan pada tahun 2027,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum IPSI Kota Solo, Ito Indrayana, menyambut positif suntikan motivasi dari KONI.
Ia berharap sinergi antara pengurus IPSI, perguruan, dan KONI dapat memperkuat mental bertanding para atlet.
“Motivasi dari Ketua Umum KONI menjadi semangat bagi kami. Semoga target yang ada bisa kami maksimalkan dan kebersamaan antarperguruan tetap terjaga,” kata Ito.
Dengan status sebagai juara umum cabor pencak silat pada Porprov sebelumnya, IPSI Surakarta optimistis mampu kembali mendulang emas dan berkontribusi signifikan terhadap target medali Kota Solo.














