Solokini.com, Solo — Liga Bola Solo resmi menggelar turnamen sepak bola usia dini bergengsi bertajuk “Piala Dunia Anak Solo 2026” guna menyemarakkan euforia sepak bola global.
Kompetisi yang didukung penuh oleh Elephant Brand sebagai sponsor utama ini berlangsung selama tiga hari, 12-14 Juni 2026, bertempat di Stadion Kota Barat, Surakarta.
Ajang ini dirancang bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan sebuah ruang edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak untuk merasakan atmosfer pertandingan layaknya Piala Dunia sesungguhnya.
Turnamen perdana ini diikuti oleh total 31 tim/grup yang berasal dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) dan Sekolah Dasar (SD) di wilayah Solo Raya, meliputi Kota Solo, Klaten, Boyolali, dan Sukoharjo.
Melalui format kompetisi yang terstruktur, Liga Bola Solo berharap dapat memfasilitasi anak-anak dalam mengasah kemampuan teknis sepak bola sekaligus membentuk karakter tangguh, disiplin, kerja sama tim, serta kepercayaan diri sejak usia dini.
CEO Liga Bola Solo, Muhammad Alfani menjelaskan, turnamen ini memikul misi besar untuk mengobarkan kembali mimpi anak-anak Indonesia agar bisa membawa nama bangsa ke kancah internasional. Ia mengingatkan kembali momen kebangkitan tim nasional Indonesia yang beberapa waktu lalu hampir menembus Piala Dunia.
“Ya, Piala Dunia Anak ini kita selenggarakan di Solo dan ini merupakan event pertama. Tujuannya salah satunya untuk menyemangati anak-anak dalam meraih cita-citanya,” ujar ujar Muhammad Alfani di sela kompetisi, Jumat (12/6/2026).
“Ke depannya, dengan mengikuti event ini, mereka diharapkan punya mimpi untuk ikut Piala Dunia yang sesungguhnya. Seperti kemarin kita hampir masuk Piala Dunia, momen itu harus dijaga agar mereka tetap semangat,” lanjutnya.
Alfani juga membeberkan pembagian kategori peserta secara detail. Untuk kategori Sekolah Dasar (SD), kompetisi terbagi menjadi dua grup, yaitu kelompok usia di bawah 10 tahun (U-10) dan di bawah 11 tahun (U-11). Sementara untuk kategori SSB, terdapat dua grup yang meliputi penggabungan U-10 dan U-11, serta kategori khusus U-12.
Menariknya, ajang ini juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan sepak bola putri. Langkah ini diambil karena melihat tren positif dan potensi besar yang dimiliki oleh talenta-talenta putri di daerah.
“Kenapa ada sepak bola putri? Karena potensinya sebenarnya ada, dan timnas putri kita juga mulai menunjukkan potensi besar. Makanya anak-anak ini kita bina sejak kecil dengan tujuan membangun fondasi kompetisi, biar saat dewasa nanti mereka makin kompetitif dan sepak bola nasional semakin maju,” papar Alfani.
Sebagai turnamen berskala nasional, tensi kompetisi dipastikan akan sangat tinggi namun tetap menjunjung nilai sportivitas. Pemenang terbaik dari regional Solo dipastikan akan mengantongi tiket resmi untuk melaju ke babak Final Nasional yang akan diselenggarakan di Kota Bandung.
Selain kesempatan emas tersebut, panitia juga telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp 30 juta untuk seluruh kategori yang dipertandingkan.
Kesuksesan perhelatan ini tidak lepas dari peran Elephant Brand selaku sponsor utama yang memiliki kesamaan visi dalam pembinaan generasi muda.
Brand Supervisor Elephant Brand, Al Ghoribi, menegaskan komitmen perusahaannya untuk terus mendukung aktivitas positif berbasis olahraga demi masa depan anak-anak Indonesia.
“Kami sangat senang terlibat di event ini. Elephant Brand sangat mendukung event yang positif untuk mengajak anak-anak berkegiatan aktif, yang mengasah jiwa kompetisi dan menjadi jembatan imajinasi mereka untuk tampil di Piala Dunia kelak,” ungkapnya.
“Kami berharap pengalaman yang mereka dapatkan dalam turnamen ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang dan mengejar cita-cita mereka di masa depan,” tutur Al Ghoribi.
Kolaborasi solid antara Liga Bola Solo dan Elephant Brand dalam Piala Dunia Anak Solo 2026 ini diharapkan melahirkan momentum emas.
Turnamen ini tidak hanya menjadi panggung unjuk bakat olah bola usia dini, tetapi juga menjadi fondasi kokoh untuk menanamkan jiwa sportivitas, mental juara, dan kepercayaan diri generasi muda demi meraih prestasi gemilang di masa depan.














