Pertahankan Tradisi Prestasi, HIMA DKV ISI Surakarta Gelar Rapat Koordinasi PPK Ormawa

Solokini.com, Solo – Himpunan Mahasiswa (HIMA) Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menggelar rapat koordinasi awal untuk penyusunan proposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2026.

Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Gedung V Kampus Mojosongo, Selasa (4/3/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh 15 mahasiswa ini bertujuan untuk mempertahankan tradisi prestasi HIMA DKV yang rutin meraih pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemendiktisainstek dalam beberapa tahun terakhir.

Ketua pengusul, Rafifah Hafidha Putri Rashikhah (angkatan 2024), menjelaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil survei lapangan di Desa Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo.

Baca Juga :  UTBK 2026 di UNS Diikuti 26.981 Peserta, Kehadiran Hari Pertama Capai 97,9 Persen

“Kami sedang merumuskan ide untuk pengembangan desa sasaran,” ujar mahasiswi yang akrab disapa Rashi tersebut.

“Kemungkinan besar tema yang diangkat adalah Desa Wisata, mengingat potensi besar di Sanggrahan sebagai sentra pengrajin tempe yang memiliki tradisi unik kirab gunungan tempe tahunan,” paparnya.

PPK Ormawa sendiri merupakan program nasional yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas organisasi mahasiswa sekaligus mengasah hard skills dan soft skills melalui pengabdian langsung di masyarakat.

Dosen pembimbing HIMA DKV, Ipung Kurniawan Yunianto, menegaskan pentingnya pemetaan masalah yang akurat sebelum menyusun subproposal.

Baca Juga :  UNS Wisuda 1.137 Lulusan, Termasuk 5 Mahasiswa Internasional

Menurutnya, rapat ini krusial untuk memastikan solusi yang ditawarkan relevan dengan kondisi desa mitra.

“Rapat ini fokus memetakan potensi dan mencari solusi atas permasalahan yang ditemukan di lapangan,” terang Ipung dalam rilis resminya.

Hasilnya akan menjadi dasar pengembangan yang kami ajukan dalam subproposal nantinya,” lanjutnya.

Meski dilaksanakan di tengah suasana bulan Ramadan, para mahasiswa tampak antusias menyusun strategi pengabdian.

Melalui program ini, HIMA DKV berharap dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekonomi kreatif di wilayah Sukoharjo sekaligus memperkuat posisi ormawa sebagai penggerak perubahan.

Berita sebelumyaRamadan, SD Muhammadiyah 1 Solo Tebar 250 Paket Takjil untuk Pengguna Jalan
Berita berikutnyaPerkuat Riset Penegakan Hukum, UNS dan Polda Jateng Resmikan Pusat Studi Kepolisian