Solokini.com, Solo — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surakarta (Solo) bersiap menggelar malam puncak Grand Final Pemilihan Putra Putri Solo (PPS) 2026.
Acara bertema “Amratani Aruming Budaya” tersebut bakal berlangsung di Balaikota Surakarta, Jumat (24/7/2026) mulai pukul 18.30 WIB.
Ajang tahunan ini diselenggarakan untuk melahirkan generasi muda inspiratif yang siap menjadi duta pariwisata, melestarikan budaya lokal, serta mempromosikan potensi ekonomi kreatif Kota Solo ke tingkat nasional hingga internasional.
Kepala Disbudpar Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, mengungkapkan optimismenya terhadap kualitas para finalis tahun ini. Menurutnya, seluruh peserta telah menunjukkan perkembangan pesat sejak masa pendaftaran hingga pembekalan intensif.
“Bibit-bibitnya sangat bagus. Dari tes tertulis dan wawancara, juri menyatakan kualitas peserta baik. Selama pembekalan dari tanggal 17 Juli lalu, mereka sangat aktif. Mulai dari attitude, unggah-ungguh, tata berpakaian, hingga cara berkomunikasi mengalami progres yang matang,” ujar Maretha di Balaikota Solo, Kamis (23/7/2026).
Ketua Panitia Pemilihan Putra Putri Solo 2026, Dyah Retno, mencatat antusiasme tinggi dari para pendaftar. Pada tahap awal, terdapat 97 pendaftar (37 Putra dan 60 Putri). Namun, sebanyak 24 peserta tereliminasi pada seleksi administrasi karena kendala domisili luar Kota Surakarta, usia di bawah 17 tahun, atau kelengkapan berkas yang tidak terpenuhi.
Dari 73 peserta yang lolos administrasi (24 Putra dan 49 Putri), sebanyak 63 peserta melanjutkan ke tahap tes tertulis, public speaking, dan wawancara. Seleksi ketat ini akhirnya menyaring finalis-finalis terbaik untuk masuk ke masa karantina.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardhi, memberikan dukungan penuh pada gelaran ini. Ia menekankan, Putra Putri Solo merupakan mitra strategis Pemerintah Kota (Pemkot) dalam memperkuat citra Surakarta sebagai Kota Budaya yang kreatif dan inklusif.
Senada dengan Wali Kota, Maretha menegaskan bahwa output dari pemenang tahun ini tidak sekadar dijadikan among tamu (penerima tamu ceremonial).
“Kami mengharapkan mereka aktif dalam berkegiatan dan menjadi media promosi utama Kota Solo. Mereka bisa menjadi duta di berbagai sektor, misalnya kolaborasi bersama instansi vertikal seperti Duta Literasi OJK, serta terlibat langsung dalam agenda pariwisata daerah,” jelas Maretha.
Malam Grand Final besok dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan dari De Java Keroncong, penampilan spesial dari Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, serta dihadiri jajaran Forkopimda, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat umum.














