7 Hotel Solo Etnik Jawa yang Bikin Liburan Kita Makin Berkesan

SOLO, Solokini.com- Kalau kita sedang merencanakan liburan ke Solo, rasanya kurang pas kalau cuma jalan-jalan ke Keraton atau berburu batik tanpa menginap di tempat yang benar-benar merepresentasikan jiwa kotanya. Solo dikenal sebagai “The Spirit of Java”, jadi sudah sepantasnya kita memilih penginapan yang juga membawa nuansa itu. Untungnya, ada banyak pilihan hotel Solo etnik Jawa yang memadukan arsitektur tradisional, ornamen batik, hingga musik gamelan dalam satu pengalaman menginap yang autentik.

Nah, supaya kita tidak bingung menentukan pilihan, berikut ini tujuh hotel di Solo dengan nuansa etnik Jawa yang sudah dicek keberadaannya dan masih beroperasi.

1. Omah Sinten Heritage Hotel & Resto

foto: Instagram/@omahsintensolo

Berlokasi di Jl. Diponegoro No.34-54, Keprabon, Banjarsari, Kota Surakarta, begitu masuk ke Omah Sinten, kita langsung disambut interior klasik Jawa dengan lukisan batik Solo di langit-langit hotel. Selain itu, sebagian besar material kayunya adalah kayu daur ulang, sehingga konsepnya juga ramah lingkungan. Lokasinya pun strategis karena hanya beberapa langkah dari Pura Mangkunegaran dan Pasar Barang Antik Triwindu.

Fasilitas:

  • Restoran dengan menu khas Mangkunegaran
  • Live music tradisional Jawa
  • Wi-Fi gratis
  • AC dan TV layar datar di setiap kamar
  • Layanan tur dan resepsionis 24 jam

Estimasi harga: mulai Rp450.000/malam

Peringkat Google: 4,3/5

2. Rumah Turi Boutique Resort

foto: Instagram/@rumahturisolo

Selanjutnya, ada Rumah Turi di Jl. Srigading II No.12, Turisari, Banjarsari, Kota Surakarta, yang mengusung konsep eco-friendly pertama di Solo. Ornamen-ornamennya memang memakai material bekas, tetapi penataannya justru artsy dan menenangkan. Selain itu, kita juga bisa mencicipi nasi liwet khas Solo sebagai menu sarapan di Kedai Turi.

Fasilitas:

  • Kolam renang
  • Spa tradisional
  • Kebun rempah mini
  • Aktivitas budaya seperti belajar gamelan
  • Parkir gratis

Estimasi harga: mulai Rp350.000/malam

Peringkat Google: 4,2/5

Baca Juga :  7 Hotel di Bawah Rp300 Ribu Dekat Stasiun Balapan Solo

3. Kusuma Sahid Prince Hotel

foto: Instagram/@kusumasahidprince

Beralih ke sisi lain kota, Kusuma Sahid Prince Hotel di Jl. Sugiyopranoto No.20, Kampung Baru, Pasar Kliwon, Kota Surakarta, dulunya adalah kediaman bangsawan Solo, sehingga suasana bangsawan Jawa masih terasa kental di setiap sudutnya. Kita bisa menikmati suapan kuliner khas di Gambir Sekethi Cafe sambil merasakan atmosfer bersejarah yang jarang ditemukan di hotel modern.

Fasilitas:

  • Kolam renang outdoor
  • Taman luas peninggalan pangeran
  • Spa dan pijat tradisional
  • Transfer bandara
  • Wi-Fi gratis

Estimasi harga: mulai Rp400.000/malam

Peringkat Google: 3,9/5

4. Roemahkoe Heritage Hotel

foto: Instagram/@roemahkoeheritage

Berada tepat di jantung Kampung Batik Laweyan, tepatnya di Jl. Dr. Rajiman No.501, Bumi, Laweyan, Kota Surakarta, Roemahkoe adalah bangunan art deco tahun 1938 yang dulunya rumah pribadi seorang saudagar batik. Karena itu, setiap sudutnya sarat dengan detail kayu jati, kaca patri, dan furnitur antik yang membuat kita serasa menginap di rumah bangsawan Jawa tempo dulu.

Fasilitas:

  • Restoran dengan menu Jawa autentik
  • Taman asri dengan kolam air mancur
  • Toko batik mini
  • Layanan laundry
  • Resepsionis 24 jam

Estimasi harga: mulai Rp500.000/malam

Peringkat Google: 4,5/5

5. The Royal Surakarta Heritage – MGallery Collection

foto: Instagram/@theroyalsurakarta

Bergeser ke kelas yang lebih mewah, hotel bintang lima yang berada di Jl. Slamet Riyadi No.6, Kampung Baru, Kota Surakarta ini menghadirkan desain interior yang kaya motif batik pada setiap detailnya. Selain itu, lokasinya berada di jalan protokol Solo sehingga akses ke Keraton, pasar tradisional, hingga sentra batik jadi jauh lebih mudah dijangkau.

Fasilitas:

  • Kolam renang outdoor
  • Spa dan sauna
  • Tiga pilihan restoran
  • Ballroom untuk acara besar
  • Valet parking

Estimasi harga: mulai Rp650.000/malam

Peringkat Google: 4,4/5

6. nDalem Kartowikoro 1835

foto: Instagram/@ndalemkartowikoro1835

Buat kita yang ingin pengalaman lebih personal dan intim, nDalem Kartowikoro di Jl. Wijaya Kusuma No.9, Kota Surakarta adalah rumah joglo tua yang diubah menjadi guesthouse dengan hanya beberapa kamar saja. Karena bangunannya autentik peninggalan tahun 1835, suasana rumah Jawa kuno benar-benar terasa hidup di sini, apalagi lokasinya cuma beberapa menit jalan kaki dari Keraton Surakarta dan Pasar Klewer.

Baca Juga :  7 Hotel Dekat Tahir Solo Museum, Nyaman buat Wisata Edukasi dan Budaya

Fasilitas:

  • Sarapan menu lokal
  • Ruang tamu bersama
  • Teras untuk bersantai
  • Parkir gratis
  • Layanan laundry mandiri

Estimasi harga: mulai Rp550.000/malam

Peringkat Google: 4,6/5

7. The Sunan Hotel Solo

foto: Instagram/@thesunanhotel

Terakhir, ada The Sunan Hotel di Jl. Ahmad Yani No.40, Kerten, Laweyan, Kota Surakarta, yang dikenal sebagai salah satu hotel favorit wisatawan di Solo. Meski tampilannya modern, hotel ini tetap menghadirkan sentuhan budaya Jawa lewat transportasi becak dan delman yang bisa kita coba selama menginap. Dengan begitu, pengalaman menginap kita jadi lebih berwarna dan dekat dengan kearifan lokal.

Fasilitas:

  • Tiga kolam renang
  • Pusat kebugaran
  • Dua restoran dengan aneka masakan
  • Spa
  • Ballroom besar untuk acara

Estimasi harga: mulai Rp480.000/malam

Peringkat Google: 4,6/5

Jadi, Sudah Ada Pilihan?

Dari ketujuh hotel di atas, kita bisa lihat bahwa Solo punya beragam pilihan penginapan etnik Jawa, mulai dari yang homey dan personal seperti nDalem Kartowikoro, hingga yang mewah dan lengkap fasilitasnya seperti The Royal Surakarta Heritage. Oleh karena itu, sebelum memesan, ada baiknya kita menyesuaikan pilihan dengan budget serta pengalaman seperti apa yang ingin kita rasakan selama di Solo.

Dengan memilih hotel Solo etnik Jawa, liburan kita bukan cuma soal tempat tidur yang nyaman, tetapi juga cerita budaya yang bisa kita bawa pulang. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera rencanakan menginap di salah satu hotel di atas dan rasakan sendiri kehangatan Jawa yang autentik!

Berita sebelumya7 Hotel Dekat Tahir Solo Museum, Nyaman buat Wisata Edukasi dan Budaya