Solokini.com, Solo – PMI Kota Surakarta bersama kelompok Public Relations “Adikara Relations” dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret (UNS) sukses menggelar acara Red Connect 2026 di area Car Free Day (CFD), Minggu (10/5/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia yang jatuh pada 8 Mei lalu.
Dengan mengusung tema “Connecting Humanity Through Actions”, acara yang berlokasi di depan Fithub Slamet Riyadi ini bertujuan mengajak masyarakat terlibat langsung dalam aksi kemanusiaan. Tema ini selaras dengan kampanye global tahun ini, yaitu “United in Humanity” (Bersatu Demi Kemanusiaan).
Penyelenggara menghadirkan tiga booth utama untuk menarik minat pengunjung CFD:
- Layanan Kesehatan: Menyediakan konsultasi kesehatan dan pemeriksaan tensi gratis, serta cek kolesterol dan gula darah dengan harga terjangkau.
- Donasi dan Merchandise: Penggalangan dana melalui penjualan aksesori eksklusif (gantungan kunci, stiker, pin) dan permainan spin wheel dengan donasi minimal Rp5.000.
- Hiburan: Sesi jamming musik bersama Komunitas Musik Fakultas Ilmu Budaya (KMFIB) UNS untuk menyemarakkan suasana.
Seluruh keuntungan dari penjualan dan donasi yang terkumpul akan disalurkan ke Dompet Kemanusiaan PMI serta program Griya ODGJ PMI Peduli.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga. Arya (22), salah satu pengunjung, berharap agar PMI mendapatkan dukungan lebih luas dari berbagai pihak.
“Aku berharap (PMI) lebih didukung oleh masyarakat, juga pemerintah, dan pihak swasta,” ujarnya.
Ketua Pelaksana Red Connect 2026, Zaky, menyatakan kepuasannya atas antusiasme warga yang hadir. Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi pemantik kepedulian sosial yang berkelanjutan.
“Senang bisa melihat teman-teman dan warga bisa berpartisipasi. Semoga acara seperti ini bisa berkelanjutan dan bermanfaat bagi sekitar kita,” kata Zaky.
Acara yang berlangsung dari pagi hingga berakhirnya jam CFD tersebut berjalan lancar dan menjadi momentum penting bagi PMI Solo untuk menguatkan solidaritas sosial di tengah masyarakat kota Solo.














