Favehotel Solo Gelar Simulasi Kebakaran, Tingkatkan Kesiapan Karyawan

Pelatihan simulasi kebakaran (Fire Drill Evacuation Training) di Favehotel Manahan Solo, Rabu (24/6/2026).

Solokini.com, Solo – Favehotel Manahan Solo dan Favehotel Solo Baru menggelar pelatihan simulasi kebakaran (Fire Drill Evacuation Training) guna meningkatkan keselamatan kerja dan kesiapsiagaan staf.

Kegiatan ini dilaksanakan bergantian di Favehotel Solo Baru pada Senin (22/6/2026) dan di Favehotel Manahan Solo pada Rabu (24/6/2026).

Pelatihan yang wajib diikuti oleh seluruh karyawan ini bertujuan untuk memastikan setiap staf siap dan tanggap menghadapi situasi darurat kebakaran di lingkungan hotel.

Rangkaian acara diawali dengan pembekalan teori oleh Chief Engineer Favehotel Solo, Dimas Panji Saputro. Ia memaparkan prosedur penanganan kebakaran, penggunaan sistem tanggap darurat, serta koordinasi antar-tim.

Baca Juga :  I Love Emas Resmi Buka Cabang ke-25 di Solo Paragon Mall, Perkuat Ekspansi di Jawa Tengah

Setelah sesi teori, para peserta langsung mengikuti simulasi evakuasi yang dirancang mirip dengan kondisi riil. Skenario dimulai dari:

  • Munculnya titik api di salah satu kamar hotel.
  • Pelaporan cepat ke bagian Front Office.
  • Upaya pemadaman awal oleh tim internal.
  • Evakuasi staf dan korban luka menuju titik kumpul (assembly point).
  • Keputusan menghubungi petugas pemadam kebakaran di bawah instruksi Warden.

Dimas Panji Saputro menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan agenda berkala yang digelar dua kali dalam setahun sebagai bentuk penyegaran keterampilan staf.

Baca Juga :  PMI Surakarta Hadirkan Mobil Donor Darah Inovatif, Tembus Akses Sulit

“Harapannya, seluruh tim memahami peran masing-masing, mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi sehingga risiko terhadap tamu maupun karyawan dapat diminimalkan,” ujar Dimas.

Hotel Manager Favehotel Manahan Solo dan Favehotel Solo Baru, Khuswatus Solikhin, menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama mereka.

“Melalui latihan rutin ini, manajemen berkomitmen membangun budaya keselamatan yang kuat, bukan sekadar teori di atas kertas,” tegasnya.

Dengan suksesnya simulasi ini, favehotel Solo berharap seluruh jajaran karyawannya memiliki kesiapan optimal dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan hotel.

Berita sebelumyaPMI Surakarta Hadirkan Mobil Donor Darah Inovatif, Tembus Akses Sulit