SOLO, Solokini.com — Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, Gerakan Solusi Indonesia (GSI) siap menggelar perhelatan akbar bertajuk GSI Youth Fest 2026 di Kota Surakarta (Solo).
Festival kepemudaan ini membuka Job Fair yang menyediakan lebih dari 1.500 lowongan pekerjaan (loker) dari puluhan perusahaan ternama. Adanya info loker ini menjadi solusi konkret bagi isu ketenagakerjaan.
Pengumuman rangkaian acara akbar tersebut disampaikan dalam acara Jumpa Pers GSI Youth Fest 2026 di Canting Londo Kitchen, Laweyan, Solo, Senin (26/10/2026) sore.
Solusi Praktis Ketenagakerjaan, Job Fair dan Akses Beasiswa
Co-Founder GSI, Anas Syahirul menegaskan, GSI Youth Fest 2026 dirancang untuk memberikan dampak langsung dan konkret bagi persoalan riil yang dihadapi anak muda saat ini.
Salah satu fokus utamanya adalah penyediaan lapangan kerja melalui Job Fair berskala besar yang akan menjadi magnet utama pada acara puncak tanggal 8 November 2026 di GOR Indoor Manahan, Solo.
“Kami ingin menjadi solusi praktis. Nanti ada sekitar 40 lebih perusahaan beneran yang bukan abal-abal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mulai dari ritel hingga perusahaan besar, yang kita undang untuk membuka lapangan kerja di sana,” ungkap Anas Syahirul.
Ia menambahkan, target pencari kerja yang disasar mencapai ribuan orang.
“Harapan kami bisa menghadirkan minimal 2.000 pencari kerja. Sampai saat ini saja, sudah masuk sekitar 1.500 lowongan pekerjaan dari berbagai posisi yang terdaftar melalui pihak EO,” imbuhnya.
Sinergi pemberdayaan pemuda ini juga dilengkapi dengan program akses pendidikan dan wirausaha.
Dewan Pembina GSI, Dr. Zulkifli Gayo, S.Pt., M.M., menjelaskan bahwa GSI Youth Fest menjadi ruang inkubasi dan ekspresi yang serba ada bagi generasi muda.
“Kegiatan ini bukan hanya sebatas untuk mencari kerja, tetapi menjadi tempat orang yang ingin berekspresi dengan berbagai macam cara,” tuturnya.
“Dalam kegiatan GSI ini, terdapat ruang bagi pemuda yang ingin mencari beasiswa mulai jenjang SMA, SMK, hingga perguruan tinggi. Bagi yang berjiwa bisnis, kehadiran 35 Local Hero Jawa Tengah akan menjadi sumber inspirasi nyata bagaimana merintis usaha dari nol hingga sukses,” lanjut Dr. Zulkifli Gayo.
Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Aksi Nyata
Menjelang puncak acara, rangkaian perayaan akan dibuka terlebih dahulu dengan “Malam Refleksi Menuju 100 Tahun Soempah Pemoeda” yang digelar pada Selasa malam, 27 Oktober 2026, mulai pukul 19.30 WIB (ba’da Isya) di Tugu Lilin, Penumping, Solo.
Pada kesempatan itu, Dewan Pakar GSI, Dr. Andina Elok Maharani, S.H., M.H., menekankan pentingnya membungkus nilai-nilai sejarah dalam kemasan yang relevan dengan anak muda zaman sekarang.
“Ini bukan hanya sekadar seremonial belaka, tetapi adalah suatu kegiatan nyata yang mengandung unsur filosofis, historis, dan akademis yang dibungkus dalam suatu kegiatan seni,” jelas Dr. Andina.
“Kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari perjuangan pemuda, sangat relevan dengan slogan kami, ‘Pemuda adalah Solusi’. Pemuda bukan hanya pewaris kemerdekaan, tetapi bagian dari kepemimpinan masa depan yang harus meng-upgrade kualitas dirinya.” imbuhnya.
CEO GSI, Hendry Tri Asmoro, memaparkan alasan historis mendalam di balik pemilihan Tugu Lilin sebagai lokasi refleksi.
“Titik kumpulnya di Tugu Lilin karena kita mengembalikan ke titik awal. Tugu Lilin merupakan simbol menyala dan tempat berkumpulnya pemuda-pemudi dari berbagai daerah pada masa lalu yang membawa tanah dari daerah masing-masing untuk disatukan,” terangnya.
“Kami ingin menanamkan dan menggugah kembali semangat kebangsaan itu kepada pemuda masa kini,” tambah Hendry.
Pendekatan Unik, Stand-Up Kebangsaan hingga Dongeng Disrupsi
Format Malam Refleksi di Tugu Lilin dikemas secara santai dan adem tanpa riuh orasi politik. Konsep Lesehan Wedangan dan panggung pertunjukan seni akan mendominasi malam peringatan tersebut.
Tokoh-tokoh yang hadir akan menyampaikan pesan kebangsaan melalui unjuk bakat dan ekspresi seni yang tidak biasa, di antaranya:
- Kesenian Dalang Kebangsaan: Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta, Dr. Supriyanto, S.H., M.H. (Kajari), akan membawakan lakon dan kisah kebangsaan lewat pertunjukan wayang.
- Stand-Up Kebangsaan: Kapolresta Surakarta, AKBP Candra “Mbah Con” Sasongko, bakal menyampaikan pesan-pesan kepemudaan lewat gaya humor stand-up comedy yang komunikatif.
- Pembacaan Puisi & Geguritan: Bakal diramaikan oleh Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani dan para aktivis pemuda.
- Dongeng Era Disrupsi: Dr. Andina Elok akan membawakan dongeng edukatif mengenai tantangan pemuda menghadapi disrupsi teknologi.
- Prosesi Kendi Tanah Nusantara: Prosesi penyatuan tanah dari berbagai daerah ke dalam satu kendi sebagai refleksi menjaga persatuan bangsa.
Kolaborasi Lintas Batas Menuju Indonesia Emas 2045
Ketua Pembina GSI yang juga Ketua Komisi Kejaksaan RI, Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, S.H., M.H., menegaskan komitmen GSI untuk merangkul seluruh elemen tanpa sekat ideologi maupun kelompok.
“Di dalam Gerakan Solusi Indonesia, tidak ada dominasi mayoritas maupun minoritas. Semua ras, suku, agama, golongan, dan partai berkedudukan sama untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” tegas Prof. Pujiyono.
“Perubahan besar membutuhkan kolaborasi dari tindakan-tindakan kecil yang konsisten. Malam refleksi ini sebagai penanda (remind) menyambut cita-cita Indonesia Emas 2045. Harapan kami, kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan di Solo sebagai ajang reuni para aktivis, wirausahawan, dan pemuda dari seluruh penjuru Indonesia,” pungkasnya.
Rangkaian Agenda Utama GSI Youth Fest 2026
Untuk memudahkan partisipasi masyarakat, berikut adalah jadwal lengkap dua kegiatan utama dalam perhelatan ini:
- Malam Refleksi Menuju 100 Tahun Sumpah Pemuda
- Waktu Pelaksanaan: Selasa, 27 Oktober 2026 (Pukul 19.30 WIB – Selesai)
- Lokasi: Tugu Lilin, Penumping, Laweyan, Solo
- Agenda Kegiatan: Panggung seni budaya (geguritan, puisi, tari), dialog kebangsaan interaktif, prosesi penempatan tanah Nusantara ke dalam kendi persatuan, serta ramah tamah dan makan wedangan bersama.
- Puncak Acara GSI Youth Fest 2026
- Waktu Pelaksanaan: Minggu, 8 November 2026
- Lokasi: GOR Indoor Manahan, Solo
- Agenda Kegiatan: Job Fair dengan 1.500+ lowongan kerja, UMKM Expo, pameran kisah inspiratif 35 Local Hero Jawa Tengah, Talkshow Inspiratif bersama tokoh nasional, pengumuman pendaftaran beasiswa, serta penutupan konser musik yang dimeriahkan oleh nDarboy Genk.












