SOLO, Solokini.com- Jalan Slamet Riyadi bukan cuma jalur utama Solo. Di sepanjang jalan ini, deretan kedai kopi berdiri rapat, sehingga kita tidak pernah kehabisan tempat nongkrong. Namun, dari sekian banyak pilihan, mana saja cafe Solo hits yang layak kita sambangi?
Tenang, berikut 7 rekomendasi yang semuanya masih buka dan benar-benar berada di Kota Solo. Selain itu, tiap kedai punya ciri khas sendiri, jadi kita tinggal memilih sesuai suasana hati.
1. Kalagyan Coffee: Kedai Nuansa Bali di Tengah Kota

Pertama, kita mulai dari Kalagyan Coffee di kawasan Kauman. Arsitekturnya modern dengan sentuhan Bali, sehingga terasa seperti mampir ke kedai mungil di Canggu. Kita bisa duduk di balkon sambil memandangi keramaian jalan. Meski ruangnya kecil, suasananya tetap nyaman.
Menu andalan:
- Kopi susu 911
- Love U So Matcha
- Biscoff cheesecake
Estimasi harga: mulai sekitar Rp15 ribu
Peringkat Google: 4,6/5 (474 ulasan)
2. Letravail Coffee: Nongkrong Luas dengan Photobox

Selanjutnya, ada Letravail Coffee di Jalan Slamet Riyadi No. 227. Kedai dua lantai ini punya area indoor dan outdoor yang luas, jadi kita leluasa memilih tempat duduk. Selain itu, photobox di dalamnya membuat sesi nongkrong makin seru. Karena buka sampai pukul 01.00, kita bisa ngopi lebih lama.
Menu andalan:
- Kopi Baileys
- Cappuccino
- Cheesecake
- Croissant
Estimasi harga: sekitar Rp20–50 ribuan
Peringkat Google: 4,8/5 (286 ulasan)
3. Sekutu Kopi: Pilihan Pencinta Kopi Serius

Berikutnya, Sekutu Kopi cocok untuk kita yang serius soal rasa. Kedai ini menyangrai biji kopinya sendiri, jadi aromanya selalu segar. Selain itu, lantai dua menawarkan pemandangan jalan yang enak untuk bekerja. Saat kereta melintas, suasananya makin syahdu.
Menu andalan:
- Kopi susu signature
- Kopi 1881 (cold brew mocktail)
- Almond croissant
Estimasi harga: mulai sekitar Rp28 ribu
Peringkat Google: 4,6/5 (2.895 ulasan)
4. Sejalan Kopi: Ngopi di Trotoar

Kalau kita ingin suasana yang lebih santai, Sejalan Kopi jawabannya. Konsepnya coffee street, sehingga kita ngopi di trotoar dengan gerobak sebagai bar. Karena baru buka sore hari, kedai ini pas untuk menutup hari. Kedai ini juga dikenal aktif menggelar pelatihan barista.
Menu andalan:
- Kopi Susu Rutan
- Cappuccino
- Minuman signature “Slamet Riyadi”
Estimasi harga: sekitar Rp17–20 ribuan
Peringkat Google: 4,7/5 (289 ulasan)
5. Slari Coffee: Ngopi Sambil Baca Buku

Kemudian, Slari Coffee punya perpustakaan mini di lantai dua. Kita bisa membaca sambil menyeruput kopi di ruangan berinterior kayu yang tenang. Selain itu, kedai ini buka sampai tengah malam, jadi cocok untuk nongkrong larut.
Menu andalan:
- Es Kopi Susu Slari
- V60 manual brew
- Choco sea salt
- Rice bowl ayam
Estimasi harga: sekitar Rp36–50 ribuan
Peringkat Google: 4,7/5 (917 ulasan)
6. Kavelokka: Penyelamat Kaum Begadang

Bagi kita yang sering begadang, Kavelokka jadi penyelamat karena buka 24 jam. Interiornya unik, bahkan mesin jahit tua dijadikan kursi. Tersedia pula area indoor bebas rokok dan area outdoor, sehingga semua pengunjung tetap nyaman.
Menu andalan:
- Kopi Susu Lokka
- Manual brew
- Pastry
- Mix platter
Estimasi harga: sekitar Rp15–40 ribuan
Peringkat Google: 4,4/5 (633 ulasan)
7. UD Djaya Coffee: Retro yang Instagramable

Terakhir, UD Djaya Coffee tampil retro dengan dominasi warna merah dan putih. Dekorasi vintage dan mural membuatnya mudah kita jadikan latar foto. Selain itu, ruang dua lantainya sejuk, jadi enak untuk ngobrol maupun bekerja.
Menu andalan:
- Kopi Susu UD
- Apple pie
- Tiramisu cream latte
Estimasi harga: sekitar Rp25–50 ribuan
Peringkat Google: 4,6/5 (844 ulasan)
Tips Menikmati Cafe Solo Hits di Slamet Riyadi
Kalau kita datang saat Car Free Day, biasanya kedai lebih ramai, jadi berangkatlah lebih pagi. Selain itu, cek dulu jam buka lewat Google Maps, sebab jadwal tiap kedai berbeda. Dengan begitu, petualangan ngopi kita di Solo berjalan mulus.












