PURBAYA,  JANGAN GANGGU PESTA!

Menkeu Purbaya bertemu Menteri Koperasi, Bapak Ferry Juliantono dan Kepala BP BUMN, Bapak Dony Oskaria, untuk membahas optimalisasi operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). foto: Instagram/menkeuri
Menkeu Purbaya bertemu Menteri Koperasi, Bapak Ferry Juliantono dan Kepala BP BUMN, Bapak Dony Oskaria, untuk membahas optimalisasi operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). foto: Instagram/menkeuri

“Hati-hati Pak Purbaya. . . , Siapapun yang mengganggu pesta para bandit-bandit ini,  mereka akan lepaskan anjing-anjing liar untuk gigit Pak Purbaya”.

Begitulah pesan dari Noel yang belakangan ini viral.  Sekadar mengingatkan, Noel adalah Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Nama lengkapnya Immanuel Ebenezer. Saat ini Noel berada di bui karena terjerat korupsi.

Pesan Noel disampaikan pada Senin, 26 Januari 2026, disela-sela persidangan kasus dugaan korupsi yang menjeratnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Pesan itu diulang lagi di persidangan lanjutan pada 9 Februari 2026.

Konon Noel dapat info dari A1. Intinya,  Purbaya musti waspada,  jangan sampai anjing-anjing liar menggigitnya. Respons Purbaya sih cuek saja.  Purbaya menegaskan tidak takut dan posisinya akan aman selama tidak menerima uang suap atau gratifikasi di luar gaji resminya.

Purbaya keliru.  Walau – mungkin – ia tidak menerima uang suap atau gratifikasi, tetap saja dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan.  Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Menteri Keuangan selama kurang lebih satu tahun (8 September 2025–14 September 2026) sebelum akhirnya diganti wakilnya Suahasil Nazara pada Senin, 14 September 2026.

Begitu Purbaya menjadi “orang biasa”,  sontak pesan Noel muncul lagi dan viral.  Banyak yang menafsir pesan Noel.  Jangan-jangan Purbaya diganti karena mengganggu pesta pihak lain.

Purbaya memang acap bikin gebrakan. Bisa jadi gebrakannya ini membuat pihak lain merasa terganggu pestanya. Sekadar contoh gebrakan Purbaya, ia menempatkan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di bank-bank Himbara. Kemudian menjelang akhir masa jabatannya, Purbaya menyatakan Danantara akan menyetorkan Rp120 triliun kepada pemerintah. Pernyataan tersebut kemudian berujung polemik karena pimpinan Danantara membantah adanya kesepakatan mengenai setoran tersebut.

Bikin geger ketika Purbaya memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari semula sekitar Rp330 Triliun – Rp 335 triliun menjadi sekitar Rp240 triliun setelah ada  efisiensi yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Pesta memang butuh anggaran.  Apa jadi jika anggaran dipotong?  Seperti anjing-anjing liar kehabisan tulang, hewan itu marah dan menggigit apapun yang ada di sekitarnya.

Kembali ke pesan Noel, dia mendeskripsikan pesta lewat konotasi negatif.  Ketika bergeser ke konotasi negatif, para filsuf sering kali mengaitkan pesta dengan hedonisme dangkal, pelarian diri dari realitas, hilangnya kesadaran individual, dan dekadensi moral.

Kaum Stoa (Stoisisme) bilang pesta pora yang berlebihan sebagai ancaman terhadap ketenangan jiwa (ataraxia). Pesta sering kali memicu akrasia (lemahnya kehendak diri) di mana manusia diperbudak oleh makanan, minuman, dan nafsu. Hal ini merusak kebijakan diri (virtue) dan penalaran logis, yang merupakan fondasi utama kebahagiaan sejati menurut Stoisisme. (*)

Toto TIS Suparto,  wartawan senior.

Berita sebelumya7 Hotel Bintang 4 Terbaik di Solo, Nyaman & Ramah di Kantong