
SEMARANG, Solokini.com — Tim pencak silat Kota Surakarta (Solo) berhasil finish sebagai runner-up atau juara umum kedua pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026. Kejuaraan tersebut berlangsung di GOR Jatidiri, Tenis Indoor, Semarang, 1–6 September 2026.
Kontingen pencak silat Solo mengumpulkan total lima medali, terdiri atas 3 medali emas dan 2 medali perak. Hasil ini membuat Kota Surakarta hanya terpaut satu medali emas dari Kabupaten Klaten yang sukses keluar sebagai juara umum pertama.
Tiga medali emas Kota Surakarta masing-masing dipersembahkan oleh Nara Firzanah, Evran Putra, dan Saffa Dzaky. Sedangkan dua medali perak diraih oleh Nadine dan Alula Shanum.
Ketua Pembibitan, Pemasalan, dan Sarana Prasarana IPSI Kota Surakarta, Rio Sadewa, menyampaikan bahwa hasil ini menjadi capaian penting bagi pembinaan atlet pesilat muda Solo.
“Tim pencak silat Kota Surakarta juara umum dua, dengan total tiga medali emas dan dua medali perak. Selisih satu medali emas dari Klaten. Juara umum satu Klaten, juara umum dua Kota Surakarta,” kata Rio, dalam keterangan resmi, Senin (7/9/2026)
Sebelumnya, IPSI Kota Surakarta menargetkan 5 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Meskipun raihan medali emas belum sepenuhnya memenuhi target awal, kontingen Solo berhasil mengamankan posisi papan atas klasemen.
Pada ajang ini, IPSI Solo menerjunkan 12 pesilat, dengan rincian dua atlet bertanding pada kategori jurus tunggal (SD putri dan SMA) serta 10 atlet bertanding di kategori tanding.
Pencak silat menjadi salah satu dari 21 cabang olahraga yang diikuti oleh kontingen Kota Surakarta yang berkekuatan total 352 atlet dan pelatih.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Solo, Rini Kusumandari, sebelumnya mengungkapkan bahwa peta kekuatan persaingan antar kabupaten/kota di Jawa Tengah saat ini cukup merata.
Keberhasilan tim pencak silat mempertahankan posisi dua besar ini sejalan dengan target minimal kontingen Kota Surakarta di Popda Jateng 2026.












