SOLO, Solokini.com– Solo memang surganya kuliner malam, dan salah satu hidangan yang paling diburu warga lokal maupun wisatawan adalah sate ayam. Setiap sudut kota ini menyimpan warung sate yang antreannya mengular, terutama begitu matahari mulai terbenam dan aroma bakaran arang menyeruak ke jalanan. Oleh karena itu, tidak heran jika kita sering mendengar cerita orang rela menunggu demi mencicipi seporsi sate hangat langsung dari panggangan.
Berbeda dari sate di daerah lain, sate ayam khas Solo punya ciri khas tersendiri, yaitu bumbu kacang yang kental, gurih, dan cenderung manis. Selain itu, tukang sate biasanya memadukan bumbu tersebut dengan potongan daging ayam empuk hasil bakaran arang, sehingga aromanya begitu menggugah selera. Dengan racikan seperti ini, banyak warung sate ayam terkenal di kota ini yang sudah bertahan puluhan tahun dan tetap ramai pengunjung hingga sekarang.
Nah, supaya kita tidak bingung lagi harus makan sate di mana saat berada di Solo, berikut tujuh rekomendasi warung sate ayam terkenal yang sudah kami pastikan masih buka dan layak masuk daftar kulineran kita. Yuk, langsung simak satu per satu!
1. Sate Ayam Pak Banjir Kampung Baru

Kalau bicara soal sate legendaris di Solo, nama Pak Banjir jelas nggak bisa dilewatkan. Warung yang beralamat di Jalan Ronggowarsito No. 56, Kampung Baru, Pasar Kliwon, Surakarta ini sudah berjualan sejak tahun 1955 dan jadi ikon kuliner malam yang selalu ramai antrean. Ciri khasnya ada pada potongan daging ayam berukuran besar, atau warga lokal biasa menyebutnya “ginuk-ginuk”, dengan bumbu kacang yang gurih dan lembut.
Menu andalan:
- Sate daging ayam
- Sate kulit ayam
- Sate uritan (jeroan ayam)
- Sate campur
Estimasi harga: mulai Rp20.000 per porsi
Peringkat Google: 4,5 dari 560-an ulasan
2. Sate Ayam Pak Har

Masih di jalan yang sama, tepatnya di Jalan Ronggowarsito No. 60, Keprabon, Banjarsari, Surakarta, ada Sate Ayam Pak Har yang tak kalah legendarisnya. Warung ini terkenal dengan bumbu kacang bercita rasa manis serta irisan daging ayam yang besar dan empuk. Saking larisnya, satenya sering habis lebih cepat, jadi sebaiknya kita datang lebih awal.
Menu andalan:
- Sate ayam daging
- Sate kulit
- Sate uritan
- Lontong sayur pelengkap
Estimasi harga: mulai Rp25.000 per porsi
Peringkat Google: 4,5 dari 110-an ulasan
3. Sate Ayam Ponorogo Pak Mangun

Selanjutnya, ada gaya sate yang sedikit berbeda, yaitu Sate Ayam Ponorogo ala Pak Mangun di Jalan Wolter Monginsidi No. 91, Kestalan, Banjarsari, Surakarta. Resep turun-temurun asli Ponorogo ini punya teknik unik, daging ayam dicelup ke bumbu kacang hingga tiga kali sebelum dibakar. Hasilnya, bumbu kacangnya jadi lebih kental dan meresap sempurna ke dalam daging.
Menu andalan:
- Sate ayam Ponorogo
- Sate tanpa bumbu ala taichan
- Nasi atau lontong
- Es teh dan aneka minuman segar
Estimasi harga: mulai Rp22.000 per porsi
Peringkat Google: 4,5 dari 1.500-an ulasan
4. Sate Ayam Pak Dul

Buat kita yang suka suasana kuliner malam yang lebih tradisional, Sate Ayam Pak Dul di Jalan Yos Sudarso No. 17, Kauman, Pasar Kliwon, Surakarta layak dicoba. Warung ini sudah melayani pelanggan selama lebih dari satu dekade dengan cita rasa yang konsisten. Sate ayam di sini disajikan sederhana, hanya dengan irisan bawang merah dan cabai rawit segar, tapi justru itu yang bikin ketagihan.
Menu andalan:
- Sate ayam daging
- Sate telur
- Lontong
- Teh hangat
Estimasi harga: mulai Rp25.000 per porsi
Peringkat Google: 4,6 dari 290-an ulasan
5. Sate Ponorogo Pak Ika

Selain Pak Mangun, ada juga Sate Ponorogo Pak Ika di Jalan Tentara Pelajar, Gilingan, Banjarsari, Surakarta yang jadi favorit warga sekitar. Tempatnya memang sederhana dan berada di dalam gang, tapi soal rasa jangan diragukan lagi. Daging ayamnya empuk dengan bumbu kacang yang dipadukan kecap manis, menghasilkan rasa gurih-manis yang khas.
Menu andalan:
- Sate ayam daging
- Sate kulit ayam
- Sate campur
- Sambal kacang spesial
Estimasi harga: mulai Rp24.000 per porsi
Peringkat Google: 4,4 dari 280-an ulasan
6. Chicken Satay Sewu

Kalau kita ingin suasana makan yang lebih nyaman dengan tempat duduk luas, Chicken Satay Sewu di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Punggawan, Banjarsari, Surakarta bisa jadi pilihan. Warung ini terkenal dengan sate ayam merahnya yang punya cita rasa pedas manis khas, dipadukan potongan daging ayam yang juicy. Area outdoor dengan lampu-lampu di malam hari membuat suasana makan jadi lebih syahdu.
Menu andalan:
- Sate ayam merah
- Sate kulit ayam
- Nasi goreng tradisional
- Es jeruk dan teh hangat
Estimasi harga: mulai Rp25.000 per porsi
Peringkat Google: 4,7 dari 330-an ulasan
7. Sate Ayam Ponorogo Pak Amir

Terakhir, ada Sate Ayam Ponorogo Pak Amir di Jalan Letjen S. Parman, Setabelan, Banjarsari, Surakarta yang meski tempatnya kecil dan sederhana, rasanya justru jadi favorit banyak orang. Daging ayamnya empuk dan gurih, sementara bumbu kacangnya bisa disesuaikan sesuai selera kita, mau yang menyatu dengan sate atau dipisah.
Menu andalan:
- Sate ayam daging
- Sate ayam campur
- Lontong
- Sambal dan bawang tambahan
Estimasi harga: mulai Rp20.000 per porsi
Peringkat Google: 4,4 dari 310-an ulasan
Itulah tujuh warung sate ayam terkenal di Solo yang bisa kita jadikan referensi kulineran, mulai dari yang legendaris sejak puluhan tahun silam sampai yang punya cita rasa khas Ponorogo. Masing-masing warung punya karakter bumbu dan suasana tersendiri, jadi kita tinggal sesuaikan dengan selera dan waktu kunjungan. Jadi, sate ayam mana yang mau kita coba lebih dulu?












