Solokini.com, Solo – Sebanyak hampir 800 anak tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) memadati Hotel Minoa Solo, Jumat (12/6/2026). Kehadiran ratusan anak tersebut untuk mengikuti lomba mewarnai dan tari kreasi dolanan anak yang digelar sebagai bagian dari rangkaian acara UMKM Vaganza.
Jumlah peserta ini melonjak tajam dari target awal panitia yang hanya mematok 500 peserta. Koordinator Acara, Yellow Sri Harjani, mengaku tidak menyangka dengan tingginya antusiasme para orang tua dan peserta yang mendaftar.
“Alhamdulillah, dari target awal Pak Joko yang menginginkan 500 peserta, ternyata yang mendaftar melonjak sampai hampir 800 anak,” ujar Yellow di sela-sela acara, Jumat (12/6/2026).
Yellow menjelaskan, lomba tari kreasi dolanan anak ini sengaja digelar untuk menghidupkan kembali tradisi permainan lokal di tengah minimnya ruang bermain anak zaman sekarang.
Tercatat ada 22 kelompok tari dari tingkat TK yang ikut unjuk gigi, di mana masing-masing kelompok beranggotakan enam anak. Meskipun pelaksanaannya bertepatan dengan persiapan akhirussanah (acara kelulusan sekolah), para peserta dinilai tetap tampil kompak dan memukau.
Sementara itu, lomba mewarnai menjadi daya tarik terbesar dengan total 500 peserta, yang terdiri dari 350 anak TK dan 150 anak SD. Mengusung konsep budaya, kategori TK diminta mewarnai gambar bertema “Mari Menari”, sedangkan kategori SD mewarnai tokoh pewayangan “Gatotkaca”.
Demi menjaga objektivitas dan transparansi penilaian, panitia menggandeng tim juri independen dari luar sekolah peserta.
Juri-juri tersebut melibatkan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Surakarta yang diketuai oleh Dwi Purwani, perwakilan dari lima kecamatan di Solo, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta.
Berkat dukungan dari berbagai sponsor mandiri, seluruh peserta mendapatkan fasilitas gratis berupa alat tulis, krayon, goodie bag, dan makanan ringan. Pihak panitia juga menyediakan piala serta uang pembinaan bagi para pemenang.
Melihat kesuksesan dan besarnya dampak positif acara ini, Yellow berharap kompetisi serupa dapat terus digelar dan menjadi agenda rutin tahunan di Kota Solo.














