Solokini.com, Jakarta – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) mencatat performa gemilang sepanjang masa Posko Angkutan Lebaran 2026. Dalam periode 13 hingga 30 Maret 2026 (H1 s.d. H18).
Anak usaha KAI ini sukses melayani 119.433 pelanggan, melonjak 122% dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebanyak 97.827 pelanggan.
Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menyatakan bahwa capaian ini melampaui target program tahun 2026 sebesar 107%.
Menurutnya, hasil positif ini merupakan bukti bahwa layanan hospitality dan fasilitas pendukung perjalanan kereta api semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Capaian ini merupakan hasil dari komitmen seluruh insan KAI Wisata dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, dan berkesan selama momentum mudik dan libur Lebaran,” ujar Raden Agus, Selasa (31/3/2026).
Pertumbuhan volume pelanggan terjadi hampir di seluruh lini bisnis KAI Wisata. Beberapa poin utama kenaikan tersebut antara lain:
- Kereta Wisata: Melayani 25.846 pelanggan (naik 141% YoY).
- Luxury Lounge: Mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 201% dibandingkan tahun lalu dengan total 25.399 pelanggan.
- Layanan e-Porter: Mencatat lonjakan tertinggi mencapai 2.930% dengan total 7.002 transaksi.
- Layanan WISER: Tumbuh 385% dengan total 1.859 pelanggan.
- Fasilitas Shower & Locker: Digunakan oleh 5.867 pelanggan (naik 122% YoY).
Selain layanan transportasi dan hospitality, destinasi wisata yang dikelola KAI Wisata juga dipadati pengunjung. Lawang Sewu di Semarang tetap menjadi primadona dengan total 36.515 pengunjung.
Sementara itu, Museum Kereta Api Ambarawa mencatat 16.067 wisatawan, atau naik 126% dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Raden Agus menambahkan, tren ini menunjukkan pergeseran perilaku konsumen yang kini menginginkan pengalaman perjalanan menyeluruh. Mulai dari ruang tunggu premium, kemudahan porter digital, hingga akses ke destinasi sejarah.
“Ke depan, KAI Wisata optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif ini. Melalui penguatan layanan dan pengembangan produk berbasis kebutuhan pelanggan dengan semangat ‘Semakin Melayani’,” pungkasnya.













