
SOLO, Solokini.com – Candra Sasongko, yang akrab disapa Mbah Con, dikenal banyak netizen lewat tingkahnya yang kocak dan absurd. Pria berkepala plontos itu mampu mencairkan suasana sehingga masyarakat merasa nyaman untuk berinteraksi dengannya.
Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2005 itu kini dipercaya menjabat sebagai Kapolresta Surakarta. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (TR) Nomor 2251/X/Kep/2025 yang diterbitkan Mabes Polri pada 10 Oktober 2026. Sebelumnya, AKBP Candra Sasongko menjabat sebagai Kabagbinkar Biro SDM Polda Jawa Barat (Jabar) sejak Desember 2025 hingga Oktober 2026.
Candra memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan kriminal (reskrim). Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Serang. Selama memimpin Polres Serang, pria yang juga akrab disapa Condro itu membangun kedekatan dengan masyarakat dan pelajar.
Ia memberantas kejahatan jalanan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Condro juga membongkar kasus pemalsuan dan pengoplosan beras serta mengungkap penimbunan pupuk subsidi yang merugikan petani.
Selama menjabat Kapolres Serang, Condro mengusung slogan Ngariung Iman Ngariung Aman. Ia rutin menyapa masyarakat setiap hari untuk mendengarkan berbagai persoalan dan mencari solusi secara langsung.
Condro juga membina warga Desa Tegal Maja, Kabupaten Serang. Melalui program tersebut, warga menghasilkan pupuk Pak Bhabin dan berbagai kerajinan tangan yang membantu meningkatkan perekonomian mereka. Saat menjabat Kapolres Serang, Mbah Con yang memiliki 449 ribu pengikut di TikTok mendapat julukan sebagai Bapak Jagung Indonesia.
Momen Pelepasan Mbah Con yang Mengharukan
Momen perpisahannya sebagai Kapolres Serang menarik perhatian publik. Ribuan buruh, warga, anggota LSM, peguron, santri, hingga organisasi masyarakat (ormas) mengaraknya saat melepas masa tugas. Dalam acara tersebut, Condro menaiki mobil komando yang biasanya digunakan buruh untuk berdemonstrasi.
Peristiwa itu menghebohkan jagat maya dan menarik perhatian sejumlah media besar. Publik menyoroti momen tersebut karena jarang terjadi pelepasan seorang kapolres yang melibatkan arak-arakan ribuan orang.
Pria kelahiran Trenggalek, Jawa Timur, itu memulai kariernya di Polda Metro Jaya pada 2005 hingga 2013. Ia kemudian bertugas di Polda Jabar pada 2013 hingga 2021. Setelah itu, ia pindah ke Polda Banten dan menjabat sebagai Kasubdit 1 serta Kasubdit 4 Ditreskrimsus Polda Banten hingga 2024. Ia kemudian menjabat sebagai Kapolres Serang pada periode 2024–2025.
Rekam Jejak Sebagai Polisi Humanis
Pada 2023, Condro membongkar kasus pengoplosan 350 ton beras Bulog menjadi beras premium. Saat itu, masyarakat kesulitan mendapatkan beras, sementara harganya terus melambung.
Rekam jejaknya sebagai polisi yang humanis, dekat dengan masyarakat, dan memiliki pendekatan komunikasi yang unik mengantarkannya masuk nominasi Hoegeng Awards 2025. Ia juga meraih penghargaan dalam kategori Polisi Teladan dan Inovatif.
Mbah Con meraih Hoegeng Awards berkat pendekatannya yang humanis, kemampuannya membangun komunikasi akrab dengan masyarakat, serta berbagai inovasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Serang.










