Hari Kesehatan Mental, Warga Griya Peduli PMI Surakarta Jalan Sehat

Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia (World Mental Health Day), Griya Peduli PMI Kota Surakarta menggelar kegiatan jalan sehat bersama warga binaan, Minggu (11/10/2026). (Dok. PMI Solo)

SOLO, Solokini.com – Memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia (World Mental Health Day), Griya Peduli PMI Kota Surakarta menggelar kegiatan jalan sehat bersama warga binaan pada Minggu (11/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah positif untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus berekreasi di luar lingkungan tempat tinggal mereka.

Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Disabilitas Mental ini memanfaatkan momen peringatan yang jatuh setiap tanggal 10 Oktober untuk mendorong pemulihan fisik dan psikososial para warga.

Tahun ini, Hari Kesehatan Mental Sedunia mengusung tema “Lived experiences heard: real voices, real change”, yang menekankan pentingnya mendengarkan pengalaman nyata penyandang persoalan kesehatan mental demi terciptanya perubahan yang bermakna.

Baca Juga :  SIPA & IMF Solo Perluas Jaringan Global di BPAM 2026 Korea

Kepala LKS Griya Peduli PMI Kota Surakarta, Eni Wulandari, menyampaikan bahwa jalan sehat ini merupakan bentuk pelayanan menyeluruh bagi para warga.

“Selain untuk memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, kegiatan jalan sehat ini bertujuan menjaga kesehatan fisik sekaligus memberikan kesempatan kepada para warga untuk berekreasi dan menikmati suasana di luar lingkungan griya,” ujarnya, Minggu (11/10/2026).

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan semangat, kebugaran, dan kesejahteraan mereka,” lanjut Eni.

Ia menambahkan, pendampingan berkelanjutan melalui aktivitas terbuka sangat krusial agar kondisi kesehatan mental warga semakin membaik, tumbuh rasa percaya diri, dan siap kembali berintegrasi ke tengah masyarakat.

Baca Juga :  Haul Solo 2026, PT JSN Catat 115 Ribu Kendaraan di GT Ngemplak

“Dukungan keluarga, lingkungan, dan masyarakat sangat penting untuk membantu proses pemulihan mereka agar kelak dapat kembali menjalani kehidupan sosial,” tegas Eni.

Melalui aksi nyata ini, PMI Kota Surakarta kembali menegaskan komitmen kemanusiaannya dalam menghormati martabat, hak, dan potensi setiap individu.

Momen ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian publik, mengikis stigma terhadap penyandang disabilitas mental, serta membangun lingkungan yang inklusif dan mendukung pemulihan.

Berita sebelumyaRekomendasi 7 Wedang Khas Solo Wajib Coba, Nikmat dan Hangat
Berita berikutnya7 Hotel Solo Fasilitas Lengkap, Nyaman untuk Liburan Keluarga