Es Teler ItaItu84: Bisnis UMKM Kuliner Alumni SMPN 8 Surakarta

Es Teler Ita Itu 84, bisnis kuliner para alumni SMPN 8 Surakarta.

SOLO, Solokini.com — Usia bukan menjadi pembatas untuk terus berkarya, produktif, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar. Semangat kebersamaan, kemandirian, dan solidaritas tersebut dibuktikan secara konkret oleh para alumni angkatan 1984 SMP Negeri 8 Surakarta (Solo).

Perkumpulan alumni yang biasanya identik dengan wadah bernostalgia dan ajang pelepasan rindu kini bertransformasi menjadi sebuah gerakan ekonomi produktif. Transformasi strategis ini diwujudkan melalui peluncuran usaha kuliner bersama yang diberi nama Es Teler Ita Itu 84 di Kota Solo, Jawa Tengah.

Gerakan Ekonomi Kreatif Alumni

Inisiatif pembentukan usaha kuliner bersama ini digagas oleh Ketua Alumni 84 SMPN 8 Surakarta, Sriyono Jambul. Gagasan segar tersebut berawal dari kegiatan kumpul rutin alumni yang menaungi sekitar 450 lulusan dari sembilan kelas yang berbeda. Dari interaksi yang hangat tersebut, timbul ide besar untuk menciptakan sebuah gerakan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, berdampak nyata, serta dapat membangkitkan kemandirian finansial para anggota secara berkelanjutan.

Sriyono menjelaskan bahwa sebanyak 16 alumni memutuskan untuk menyatukan langkah dan berkomitmen membangun fondasi bisnis bersama. Masing-masing anggota mengumpulkan modal awal sebesar Rp1 juta sebagai modal dasar pendirian gerai warung pertama. Dari komitmen kolektif tersebut, berdirilah gerai perdana Es Teler Ita Itu 84. Tidak berhenti di satu gerai, manajemen memiliki target ekspansi jangka panjang yang cukup ambisius, yaitu membuka 16 gerai di seluruh wilayah Soloraya secara bertahap.

Peluncuran resmi usaha kuliner bersama ini dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) tepat pukul 10.00 WIB. Acara peresmian seremonial tersebut diresmikan secara langsung oleh Purwadi, seorang pengusaha nasional sekaligus Mantan Wakil Bupati Sukoharjo periode 2016–2021 yang memiliki hubungan dekat dengan komunitas alumni tersebut. Gerai pertama usaha kuliner ini bertempat di lokasi strategis, yakni Jalan Kahar Muzakir Nomor 152, Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

Baca Juga :  7 Tempat Makan Rekomended Dekat Balai Kota Solo, Wajib Coba!

Keunggulan Cita Rasa dan Kualitas Produk

Usaha kuliner ini mengandalkan pengalaman panjang Sriyono Jambul yang telah berkecimpung di industri kuliner sejak era 1990-an. Pengalaman berharga tersebut diterapkan secara konsisten untuk meracik beragam varian menu minuman segar unggulan yang berkualitas tinggi. Beberapa menu favorit yang ditawarkan kepada para konsumen antara lain es teler premium, es kolak istimewa, es buah segar, hingga es degan yang sangat menyegarkan dahaga.

Salah satu daya tarik utama dari Es Teler Ita Itu 84 terletak pada proses penyajian dan pemilihan bahan mentah yang sangat teliti. Berbeda dari olahan es kolak pada umumnya, es kolak di gerai ini diracik secara khusus dengan menyusun bahan-bahan segar secara langsung di tempat penyajian. Komposisi isiannya terdiri dari pisang pilihan, kelapa muda empuk, kolang-kaling, serta irisan nangka wangi sebelum disiram kuah santan gurih beraroma khas.

Para alumni SMPN 8 Surakarta yang membuka bisnis UMKM kuliner Es Teler ItaItu 84.

Sementara itu, untuk menu es teler, pihak pengelola mempertahankan standar kualitas tinggi dengan hanya menggunakan buah durian murni tanpa tambahan perisa sintetik maupun perisa buatan. Kendati menggunakan bahan-bahan premium bersertifikasi keaslian tinggi, harga yang ditawarkan tetap sangat ramah di kantong masyarakat luas, yakni hanya Rp17.000 per porsi. Keunggulan rasa murni ini menjadi nilai jual utama yang diyakini mampu bersaing ketat di pasar kuliner Soloraya.

Tata Kelola Bisnis dan Pembelajaran Kolektif

Pada tahap awal operasional, Sriyono memimpin langsung seluruh rantai operasional dan tata kelola bisnis. Langkah kepemimpinan ini mencakup pemilihan bahan mentah bermutu tinggi, pengolahan resep standar, tata cara penyajian, hingga perumusan strategi pemasaran digital dan penjualan langsung. Pendekatan ini sengaja diterapkan sebagai sarana pelatihan praktis bagi para alumni lain agar mereka memiliki pemahaman komprehensif mengenai tata kelola bisnis kuliner dari hulu ke hilir.

Baca Juga :  7 Sate Kambing Terkenal Enak di Solo, Wajib Coba Kalau Mampir!

Sistem pengelolaan keuangan usaha Es Teler Ita Itu 84 juga dirancang secara cermat dan visioner dengan memprioritaskan pertumbuhan jangka panjang. Keuntungan atau laba bersih yang diperoleh dari operasional bisnis tidak langsung dibagi secara utuh kepada para pemegang modal. Sebaliknya, sebagian besar keuntungan disisihkan secara disiplin untuk ditabung dalam kas manajemen sebagai dana cadangan ekspansi bisnis ke depan.

Melalui skema pembukaan cabang-cabang baru di Soloraya kelak, keberadaan unit usaha ini diharapkan dapat memperluas penyerapan tenaga kerja lokal, memberikan peluang kerja bagi warga sekitar, serta memperkuat ekosistem kewirausahaan UMKM yang tangguh di tingkat regional.

Apresiasi dan Inspirasi bagi Generasi Muda

Keberanian dan dedikasi para alumni angkatan 1984 SMPN 8 Surakarta dalam membangun bisnis bersama ini mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Purwadi menyatakan rasa bangga yang mendalam atas konsistensi dan ide inovatif yang ditunjukkan oleh para alumni yang tetap bersemangat berkarya dan produktif di usia matang.

Menurut Purwadi, langkah kolaboratif yang ditunjukkan oleh para alumni merupakan contoh teladan yang sangat inspiratif bagi masyarakat luas. Keberanian untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan mengambil risiko bisnis positif di usia matang menjadi bukti bahwa produktivitas tidak dibatasi oleh faktor usia semata. Gerakan nyata ini diharapkan dapat menjadi pemicu motivasi bagi generasi muda agar tidak ragu melangkah menjadi pelaku UMKM yang kreatif, mandiri, berdaya saing tinggi, dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan ekonomi modern saat ini.

Berita sebelumya7 Sate Kambing Terkenal Enak di Solo, Wajib Coba Kalau Mampir!
Berita berikutnyaEkonomi Jateng Tumbuh 5,71% Triwulan II 2026, BI Perkuat Sinergi Daerah