7 Cafe Solo Nuansa Keraton, Estetik ala Bangsawan Jawa

SOLO – Solo memang tak pernah kehabisan pesona. Selain menyimpan Keraton Kasunanan dan Mangkunegaran yang megah, kota ini juga menawarkan banyak tempat nongkrong dengan konsep unik. Bahkan, belakangan ini anak muda mulai menggemari cafe yang mengusung nuansa Keraton.

Tidak hanya menyajikan menu lezat, cafe-cafe ini juga menghadirkan suasana klasik ala bangsawan Jawa. Selanjutnya, kamu akan menemukan ornamen batik, ukiran kayu, hingga interior bernuansa kerajaan di setiap sudut ruangan. Dengan begitu, kamu bisa merasakan sensasi hidup di era kerajaan hanya lewat secangkir kopi.

Nah, jika kamu sedang mencari tempat nongkrong yang berbeda dari biasanya, artikel ini cocok untukmu. Berikut, kami rangkum 7 cafe di Solo dengan nuansa Keraton yang wajib kamu kunjungi. Yuk, kita bahas satu per satu.

1. Ono Solo Coffee & Eatery

foto: Instagram/@onosolo.coffee

Buat kita yang suka suasana pendopo tradisional, Ono Solo Coffee & Eatery di kawasan Keprabon ini wajib dicoba. Bangunannya didominasi cat biru muda dengan ukiran khas Jawa, sementara kursi rotan di area semi outdoor menambah kesan tempo dulu. Menariknya, pada hari tertentu digelar pertunjukan tari tradisional yang bikin suasana makan makin berkesan.

Menu andalan:

  • Nasi goreng seafood
  • Nasi kebuli iga kambing
  • Jadah bakar

Estimasi harga: Rp20.000–70.000/orang

Peringkat Google: sekitar 4,5/5

2. Canting Londo Kitchen

foto: Instagram/@cantinglondo

Bergeser ke Kampung Batik Laweyan, Canting Londo Kitchen menyuguhkan bangunan bergaya kolonial Belanda yang tetap kental unsur Jawa lewat ornamen dan perabotannya. Selain itu, tempat ini juga pernah disambangi Presiden Joko Widodo untuk makan siang, jadi nggak heran kalau reputasinya makin dikenal luas.

Baca Juga :  Tahir Solo Museum Resmi Buka, Jadi Pusat Edukasi Sains dan Budaya Baru

Menu andalan:

  • Nasi pejantan bakar
  • Aneka masakan Nusantara dan Barat
  • Smoke brisket

Estimasi harga: Rp35.000–110.000/orang

Peringkat Google: sekitar 4,6/5

3. Kutumba Resto

foto: Instagram/@kutumbaresto

Kalau kita mau nuansa perpaduan Jawa dan Eropa yang lebih klasik, Kutumba Resto di Jayengan bisa jadi pilihan. Areanya full indoor dengan lukisan dan lampu bergaya Eropa, dilengkapi smoking terrace untuk yang ingin bersantai sambil merokok. Oleh karena itu, tempat ini cocok untuk family time maupun kerja santai.

Menu andalan:

  • Rawon short plate
  • Tongseng
  • Thai milk tea

Estimasi harga: Rp25.000–75.000/orang

Peringkat Google: sekitar 4,5/5

4. Ndalem Kartowikoro 1835 Coffee & Eatery

foto: Instagram/@ndalemkartowikoro1835

Masih ingin merasakan bangunan berusia ratusan tahun? Ndalem Kartowikoro 1835 di Pasar Kliwon mempertahankan struktur joglo asli berbahan kayu, namun dipercantik dengan lampu kristal modern. Dengan begitu, kita bisa menikmati suasana mewah tanpa kehilangan sentuhan heritage-nya.

Menu andalan:

  • Ayam bumbu rujak
  • Cumi saus padang
  • Sup buntut

Estimasi harga: Rp30.000–90.000/orang

Peringkat Google: sekitar 4,6/5

5. Pracima Tuin

foto: Instagram/@pracima.mn

Kalau kamu mencari cafe Solo nuansa Keraton estetik yang benar-benar autentik, Pracima Tuin jawabannya. Berdiri langsung di dalam kompleks Pura Mangkunegaran, tempat ini menghadirkan bangunan bergaya kolonial-Jawa bernama Pracimasana, lengkap dengan taman yang tertata rapi dan ornamen klasik di setiap sudutnya, sehingga pengunjung serasa dijamu layaknya tamu kerajaan.

Menariknya, karena kapasitas kunjungan dibatasi, kamu perlu melakukan reservasi terlebih dahulu lewat Instagram resmi mereka sebelum datang. Meski begitu, usaha ini sepadan dengan pengalaman yang kamu dapatkan, mulai dari suasana yang tenang, pelayanan yang ramah, hingga cita rasa autentik yang terinspirasi dari resep-resep keluarga kerajaan.

Baca Juga :  7 Cafe di Solo untuk Makan Siang, Suasananya Bikin Betah Berlama-lama

Menu andalan:

  • Brubus (olahan daging dibalut sayuran khas Mangkunegaran)
  • Sate Pitik
  • Dendeng Age
  • Lidah Gongso
  • Selad Tomat Kaliyan Keju
  • Teh Pracimasana
  • Tiramisu

Estimasi harga: mulai dari Rp25.000–Rp155.000/orang

Peringkat Google: sekitar 4,6/5

6. Keris Cafe & Kitchen

foto: Instagram/@batikkerisheritage

Terletak di kawasan Laweyan, Keris Cafe & Kitchen dulunya adalah bangunan tak berpenghuni selama puluhan tahun yang kini disulap jadi restoran estetik. Ornamen batik menghiasi tangga dan dinding, dipadukan warna lembut seperti hijau tua dan mustard. Selain itu, kita juga bisa berfoto puas di area taman dengan minimal pembelian tertentu.

Menu andalan:

  • Nasi liwet legendaris
  • Gado-gado
  • Wedang uwuh

Estimasi harga: Rp25.000–80.000/orang

Peringkat Google: sekitar 4,5/5

7. Omah Sinten Resto

foto: Instagram/@omahsintensolo

Terakhir, buat kita yang ingin makan persis di seberang Istana Mangkunegaran, Omah Sinten Resto adalah jawabannya. Tempat ini punya beberapa ruang besar, dari bale yang menampung puluhan orang sampai taman terbuka, sehingga fleksibel untuk acara keluarga maupun komunitas. Menariknya, menu di sini terinspirasi langsung dari masakan tradisional Pura Mangkunegaran.

Menu andalan:

  • Nasi golong
  • Garang asem bumbung
  • Tengkleng kakap

Estimasi harga: Rp40.000–120.000/orang

Peringkat Google: sekitar 4,6/5

Dari bangunan pendopo biru yang syahdu, restoran kolonial yang pernah disambangi presiden, sampai ruang joglo berusia ratusan tahun, Solo memang punya banyak pilihan cafe Solo nuansa Keraton estetik yang layak dijelajahi. Tinggal disesuaikan saja dengan mood kita: mau yang formal buat acara penting, santai buat keluarga, atau romantis buat berdua. Jadi, tempat mana nih yang mau kita coba lebih dulu untuk merasakan sensasi jadi bangsawan sehari?

Berita sebelumyaKaesang Tantang Puan di Dapil V Jateng Pileg 2029? Ini Kata Ganjar