
SOLO, Solokini.com – Hasil jeblok masih bisa lepas dari Persis Solo di pentas Pegadaian Championship 2026/2027. Kekalahan memalukan kembali ditelan klub berjuluk Laskar Sambernyawa, saat menjamu tim papan bawah Persiba Balik papan di pekan ke-9.
Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, Persis Solo dibuat malu usai kalah 1-2 dari Persiba dalam duel keras di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (7/11/2026) malam WIB. Luka bagi Persis adalah kekalahan ini bersamaan dengan momen hari jadinya klub yang ke-103 tahun.
Persis Solo tepat berusia 103 tahun pada Minggu (8/11/2026). Tim penuh sejarah ini awalnya bernama VVB (Vorstenlandsche Voetbal Bond) di Surakarta, sebelum kemudian berganti nama menjadi Persis Solo, dan berdiri pada 8 November 1923.
Dalam laga kontra Persiba, Persis kebobolan lebih dulu akibat serangan balik cepat pada menit ke-33 melalui gol Ardi Ardiana. Skor 1-0 untuk Persiba bertahan hingga paruh pertama berakhir.
2 Pemain Diusir Wasit
Alih-alih menyamakan skor, Persis justru harus kehilangan pemain pada menit ke-58. Hasyim Kipuw diganjar kartu merah setelah dinilai melakukan tindakan tidak sportif terhadap Andi Mukhram. Laskar Sambernyawa pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Persiba langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Pada menit ke-67, Beruang Madu (julukan Persiba) menggandakan keunggulan melalui Evan Anwar yang mengenakan nomor punggung 85. Persis semakin tertinggal dengan skor 0-2.
Kesempatan memperkecil ketertinggalan sebenarnya datang dua menit kemudian. Wasit menunjuk titik putih setelah Henri Doumbia dilanggar pemain Persiba di dalam kotak penalti.
Namun, sebelum eksekusi dilakukan, situasi pertandingan memanas. Feby Eka terlibat perseteruan dengan pemain Persiba. Protes yang dilakukannya berujung kartu merah sehingga Persis harus bermain dengan sembilan pemain.
Situasi di pinggir lapangan sempat memanas, dengan sejumlah pemain terlihat nyaris terlibat adu fisik.
Minta Maaf
Setelah situasi mereda, Persis akhirnya mendapat kesempatan mengeksekusi penalti. Henri Doumbia yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-76. Gol tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Persiba tetap bertahan. Persis pun harus menerima kekalahan di tengah peringatan hari jadi ke-103 klub.
Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Laskar Sambernyawa menjadi tujuh pertandingan. Persis masih terpaku di peringkat 8 deengan tujuh poin. Hanya berjarak lima poin dari Persiba yang berada di ancaman play-off degradasi.
Caretaker Persis Solo, Dedy Gusmawan dalam sesi konferensi pers usai pertandingan meminta maaf kepada para pendukung Persis Solo. Ia mengaku kecewa dengan hasil laga itu.
“Saya mohon maaf untuk semua warga Solo, suporter, semuanya karena hasil yang tidak bagus di hari jadinya Persis Solo. Tapi saya tidak bisa bicara banyak lagi, karena hasilnya seperti ini, dan kami sangat kecewa,” tuturnya.
“Dari staf pelatih dan juga manajemen kita juga sangat kecewa dengan hasil ini. Sekali lagi, saya mewakili staf pelatih dan mewakili semua pemain, kita mohon maaf karena apa yang diinginkan warga Solo untuk hari ulang tahunnya Persis tidak bisa tercapai,” lanjut Dedy Gusmawan.












