
SOLO, Solokini.com–Persis Solo menelan kekalahan di kandang sendiri saat menjamu Kendal Tornado FC dalam lanjutan Championship 2026/2027. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa keok dua gol tanpa balas di hadapan pendukungnya sendiri di Stadion Manahan, Sabtu, 3 Oktober 2026 malam WIB.
Turun dengan kekuatan penuh, termasuk trio pemain asingnya antara lain Wbeymar Angulo, Vico Duarte, dan striker Henry Doumbia, Persis Solo justru kesulitan membongkar pertahanan tamunya.
Justru Kendal Tornado FC yang bermain lebih efektif dan efisien. Meski kalah dalam penguasaan bola, Kendal Tornado FC lebih klinis dalam menyelesaikan peluang. Dua dari empat kali tembakan ke arah gawang berhasil menjadi gol.
Adalah striker andalan Kendal Tornado, Patrick Cruz yang berhasil membawa timnya unggul melalui eksekusi penalti pada menit ke-62. Tim tamu harus kehilangan satu pemain yaitu Ibnu Hajar yang diusir wasit karena menerima kartu kuning kedua pada menit ke-72.
Kalah jumlah pemain, Kendal Tornado justru berhasil menambah keunggulan di menit-menit akhir. Ousmane Camara menjebol gawang Pualam Bahari pada masa injury time, sekaligus mengunci kemenangan timnya menjadi 2-0 di pertandingan ini.
Hasil ini membuat Kendal Tornado naik ke posisi empat klasemen sementara Championship 2026/2027 Grup B dengan nilai tujuh dari empat laga. Sementara Persis Solo tercecer turun di peringkat 7 dengan nilai empat.

Permintaan Maaf
Kekalahan dari Kendal Tornado tadi malam, mencoreng perjalanan Persis Solo musim ini. Persis yang baru saja turun kasta dari Super League, masih belum menemukan performa konsisten.
Kadek Raditya dan kawan-kawan baru mengemas satu kemenangan dari empat pertandingan yang dijalani. Satu-satunya kemenangan adalah membantai tim terlemah yakni PSBS Biak 7-0 di kandang sendiri pada pekan kedua.
Hasil lainnya adalah kekalahan dengan skor identik 0-2 dari Persela Lamongan dan Kendal Tornado, sementara satu pertandingan berakhir imbang 1-1 saat bertemu Persipura Jayapura.
Pelatih Persis Solo, Ricky Nelson hanya bisa pasrah mengenai masa depannya setelah hasil jeblok di pekan keempat. Kepada awak media usai kekalahan dari Kendal Tornado, ia mengaku siap dievaluasi kinerjanya sebagai juru taktik Persis.
“Saya pribadi bertanggung jawab dan meminta maaf atas kekalahan di kandang, sangat memalukan. Namun, ini tanggung jawab saya. Selanjutnya, saya kembalikan kepada manajemen. Apa pun yang terbaik, biar manajemen yang menentukannya,” ujar Ricky Nelson.
Minim Daya Juang
Di sisi lain, Ricky Nelson punya alasan kurangnya daya juang pemainnya ikut menjadi faktor kekalahan dari Kendal Tornado FC. Mantan pelain Persipura Jayapura dan Persija Jakarta itu menilai Persis kalah kompak dari Kendal Tornado yang diakuinya mmeiliki chemistry yang kuat.
“Hal yang paling mendasar adalah pemain kurang punya daya juang jika dibandingkan dengan Kendal. Artinya, mereka lebih kompak, tim mereka sudah lebih lama,” jelas Ricky.
“Kita baru membangun kembali semangat juang itu. Tapi sudahlah, saya pikir itu kesalahan saya. Jadi, saya tidak mau menyalahkan pemain,” kata Ricky.
“Sekali lagi kami sudah berusaha, tetapi memang hasilnya tidak memuaskan. Saya tidak mau menyalahkan pemain. Kami sudah berusaha, tetapi memang hasilnya tidak memuaskan,” pungkas sang pelatih.
Selanjutnya, Persis Solo dijadwalkan menjamu De Red FC pada pekan kelima Championship 2026/2027 di Stadion Manahan, Minggu (11/10/2026). Persis kembali wajib waspada, sebab De Red FC sedang mengusung misi bangkit usai kalah 1-3 dari Persipura.
De Red FC untuk sementara berada di peringkat 8 dengan koleksi empat poin. Tim yang bermarkas di Surabaya ini juga ditangani pelatih kondang, Aji Santoso.











