VIDA Hadirkan Layanan Tanda Tangan Elektronik Berbasis NIK, Dukung Sistem Coretax

Solokini.com, Jakarta – PT Indonesia Digital Identity (VIDA), selaku Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE) yang ditunjuk Kementerian Keuangan, resmi memperkuat dukungan terhadap implementasi sistem inti administrasi perpajakan atau Coretax.

Melalui kampanye bertajuk “Lapor Coretax: Jangan PaNIK, Cukup Pakai NIK”, VIDA menawarkan solusi pelaporan SPT Tahunan yang lebih cepat, mudah, dan aman.

Layanan Tanda Tangan Elektronik (TTE) Tersertifikasi dari VIDA kini telah terintegrasi langsung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Hal ini bertujuan untuk menjamin keabsahan hukum dan integritas dokumen elektronik yang dilaporkan oleh Wajib Pajak melalui sistem Coretax.

Baca Juga :  Tani Merdeka Indonesia Targetkan Swasembada Tebu dan Jagung di Tahun 2026

Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur menjelaskan, penggunaan TTE berbasis NIK yang terverifikasi memberikan jaminan legalitas yang setara dengan tanda tangan basah di mata hukum, sesuai dengan UU ITE.

“Kami membawa pesan ‘Jangan PaNIK, Cukup Pakai NIK’ untuk menekankan kemudahan proses sekaligus menjamin keamanan data,” paparnya.

Penunjukan VIDA melalui KMK Nomor 584/2022 merupakan bukti kepercayaan pemerintah terhadap layanan identitas digital kami dalam memperkuat kepatuhan pajak,” ujar Niki, Jumat (24/4/2026).

Sebagai mitra strategis Direktorat Jenderal Pajak (DJP), VIDA memfokuskan layanannya pada tiga hal utama, yakni:

  • Integrasi Identitas: Menyederhanakan alur kerja TTE dengan fokus pada akurasi identitas berbasis NIK.
  • Jaminan Legalitas: Memastikan setiap dokumen pelaporan sepenuhnya patuh (compliant) terhadap regulasi Kemenkeu RI.
  • Aksesibilitas Digital: Memfasilitasi transformasi digital nasional agar solusi TTE standar tinggi dapat diakses secara luas oleh seluruh masyarakat.
Baca Juga :  Rayakan Hari Kartini, Siswa SLB Fadhilah Ummah Sukoharjo Fashion Show Bareng Superhero

Guna membantu Wajib Pajak yang belum familiar dengan sistem Coretax, VIDA juga menyediakan panduan edukatif berupa video tutorial dan infografis ringkas.

Sinergi ini diharapkan dapat mendorong ekosistem perpajakan Indonesia menjadi lebih modern, efisien, dan tepercaya melalui digitalisasi identitas yang kuat.

Berita sebelumyaBPJS Kesehatan Surakarta Luncurkan Buku Khutbah JKN, Gandeng Tokoh Agama