Kadin Surakarta dan SBS Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Sinergi dan Dorong Realisasi Aglomerasi Soloraya

Kadin Kota Surakarta (Solo) bersama komunitas Solo Bersama Selamanya (SBS) menggelar Halal Bihalal di Hotel Solo Paragon, Senin (20/4/2026) malam.

Solokini.com, Solo – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surakarta bersama komunitas Solo Bersama Selamanya (SBS) menggelar acara Halal Bihalal di Kota Surakarta (Solo), Senin (20/4/2026) malam.

Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Membangun Kolaborasi Semua Potensi untuk Solo yang Harmoni”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan elemen masyarakat pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.

Acara dihadiri oleh Wakil Wali Kota Surakarta (Wawali Solo) Astrid Widayani, mantan Wali Kota Solo Teguh Prakosa, Sekretaris Daerah Budi Murtono, serta Ketua Kadin Solo Ferry S. Indrianto. Hadir pula jajaran pengurus SBS, tokoh masyarakat, akademisi, hingga pelaku usaha dari berbagai sektor.

Dalam sambutannya, Wawali Solo Astrid Widayani mengapresiasi kolaborasi Kadin dan SBS yang dinilai mampu membangun ekosistem kota yang inklusif. Halal Bihalal Kadin Solo dan SBS ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang konsolidasi untuk menghadapi tantangan pembangunan melalui pendekatan pentahelix.

Baca Juga :  Alumni UMS Luncurkan Platform NutriAI Pro Berbasis Kecerdasan Buatan, Transformasi Digital Gizi

Dalam sambutannya, Ketua Kadin Solo, Ferry S. Indrianto, menekankan pentingnya menjaga produktivitas daerah di tengah ketidakpastian situasi global yang berpotensi menekan rantai pasok dan mengubah harga barang serta jasa.

“Kami berharap produktivitas Kota Solo tetap terjaga dengan baik. Bagaimana ke depan barang dan jasa terus diproduksi dengan harga yang kompetitif dan daya saing produk kita harus kita jaga. Stakeholder harus solid untuk menemukan titik cerah,” ujar Ferry.

Ferry juga menggarisbawahi urgensi mewujudkan Aglomerasi Soloraya secara nyata untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi. Menurutnya, aglomerasi harus dikelola dengan tata kelola yang baik guna menciptakan lapangan kerja yang berkualitas (good jobs).

Baca Juga :  KAI Wisata Integrasikan Kereta Wisata dan Museum Sejarah Lewat Sistem OTA

“Aglomerasi harus diwujudkan secara nyata dengan target tidak hanya menyediakan jobs tapi good jobs. Selain itu, investasi membutuhkan regulasi serta kondisi sosial politik yang stabil,” papar Ferry.

“Kami berharap keterlibatan semua pihak, semakin kita kuat bersatu semakin kita jauh melangkah ke depan,” tambahnya.

Selain memperkuat daya saing ekonomi, Kadin Solo berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam memperkuat UMKM dan menciptakan peluang usaha baru. Pemkot Solo pun mengajak seluruh elemen untuk menjaga kondusivitas kota agar tetap aman dan toleran.

Melalui sinergi antara Kadin Solo sebagai motor ekonomi dan SBS sebagai penguat kohesi sosial, Kota Solo optimistis dapat menghadapi tantangan ekonomi masa depan. Sekaligus menjaga stabilitas sosial dan budaya demi mewujudkan visi kota yang maju dan sejahtera.

Berita sebelumyaSatlantas Polres Wonogiri Gelar Program Polisi Sahabat Anak, Tanamkan Budaya Tertib Sejak Dini
Berita berikutnyaMengenal Sejarah dan Makna Mendalam Peringatan Hari Kartini Setiap Tanggal 21 April