Unionspace Solo Radio Dibuka, Sediakan Workspace Siap Pakai untuk Telemarketing dan Call Center

Peresmian Unionspace Soloradio ditandai dengan potong nasi tumpejg yang dilakukan oleh manajemen Uniospace yang diwakili oleh Operational Manager Unionspace, Eva Yuliana dan Manajemen Soloradio, Sabtu, 21 Februari 2026. foto: Damai Kuncoro
Peresmian Unionspace Soloradio ditandai dengan potong nasi tumpejg yang dilakukan oleh manajemen Uniospace yang diwakili oleh Operational Manager Unionspace, Eva Yuliana dan Manajemen Soloradio, Sabtu, 21 Februari 2026. foto: Damai Kuncoro

Solo, Solokini.com- Penyedia ruang kerja fleksibel Unionspace kembali memperluas ekspansinya dengan meresmikan workspace kedua di Kota Solo. Fasilitas terbaru ini resmi dibuka pada Sabtu (21/2) sore dan berlokasi di Gedung Solo Radio. Sebelumnya, perusahaan ini telah lebih dulu beroperasi di kawasan Kelurahan Kepatihan dengan konsep coworking space yang menyasar berbagai segmen bisnis.

Berbeda dari lokasi pertamanya, workspace terbaru ini dirancang khusus sebagai Call Center Space. Konsep tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan operasional perusahaan telemarketing, customer service, hingga sales support. Selain layanan call center, tersedia pula virtual office, legal service, private office, event space, coworking space, serta meeting room yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha maupun korporasi.

Operational Manager Unionspace, Eva Yuliana, menegaskan bahwa kehadiran fasilitas ini menjadi solusi bagi perusahaan yang membutuhkan ruang kerja profesional tanpa harus mengeluarkan investasi besar di tahap awal.

“Kami menyediakan ruang kerja untuk para pebisnis yang membutuhkan tempat kerja siap pakai. Banyak perusahaan ingin efisiensi biaya di awal, baik untuk pembangunan kantor maupun infrastruktur. Unionspace hadir untuk membantu agar perusahaan bisa langsung operasional tanpa investasi besar,” ujar Eva.

Ia menambahkan, seluruh kebutuhan penunjang operasional telah disiapkan oleh pengelola, sehingga klien dapat langsung menjalankan bisnisnya.

Unionspace Soloradio memberikan fasilitas modern dengan konsep coworking space yang menyasar bisnis call center dan telemarketing. Foto: Damai Kuncoro
Unionspace Soloradio memberikan fasilitas modern dengan konsep coworking space yang menyasar bisnis call center dan telemarketing. Foto: Damai Kuncoro

“Semua sudah kami sediakan, dari segi struktur ruang sampai biaya operasional seperti internet, listrik, dan cleaning service. Klien tinggal membawa orang dan perangkat kerja mereka saja,” katanya.

Tingginya Minat Coworking Space di Solo

Menurut Eva, pemilihan Solo sebagai lokasi pengembangan didasarkan pada pertumbuhan sektor bisnis yang dinilai terus menunjukkan tren positif. Tingginya minat terhadap coworking space di Solo juga menjadi pertimbangan utama.

“Kami melihat pengembangan bisnis di Solo cukup bagus dan peminat coworking space juga tinggi. Workspace pertama di Kepatihan sudah berjalan cukup lama dan kliennya juga cukup banyak,” jelasnya.

Saat ini, jaringan Unionspace telah tersebar di enam kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Solo, dan Bali. Ke depan, perusahaan berencana memperluas jangkauan ke kota-kota potensial lainnya.

Unionspace Soloradio memberikan fasilitas modern dengan konsep coworking space yang menyasar bisnis call center dan telemarketing. Foto: Damai Kuncoro
Unionspace Soloradio memberikan fasilitas modern dengan konsep coworking space yang menyasar bisnis call center dan telemarketing. Foto: Damai Kuncoro

Khusus untuk layanan call center di Gedung Solo Radio, kapasitas yang disiapkan mencapai 80 seat. Skema penyewaan diterapkan per meja kerja dengan kontrak minimal satu tahun.

“Untuk call center, kisaran sewanya sekitar Rp 800 ribu per meja per orang per bulan, dengan kontrak minimal satu tahun. Semua fasilitas operasional kami sediakan, sehingga klien tinggal membawa tim dan perangkat mereka,” terang Eva.

Rencananya, Uninspace merancang workspace yang mendukung operasional 24 jam, mengikuti karakter industri call center yang menuntut layanan tanpa henti.

“Ke depan kami rencanakan akses 24 jam karena call center memang biasanya bekerja 24 jam,” tambahnya.

Unionspace Solo Dirangcang dengan Tata Ruang Ergonomis

Secara konsep, Call Center Space ini dirancang dengan tata ruang ergonomis, koneksi internet berkecepatan tinggi, sistem keamanan gedung yang terintegrasi, serta fleksibilitas kapasitas sesuai kebutuhan perusahaan. Model ruang kerja fleksibel ini diharapkan menjadi solusi efisiensi operasional bagi perusahaan yang ingin memperluas bisnis tanpa harus membangun kantor konvensional.

Manajemen juga menilai Solo memiliki posisi strategis sebagai basis operasional telemarketing dan customer engagement. Ketersediaan sumber daya manusia produktif serta pertumbuhan sektor jasa yang stabil menjadi faktor pendukung berkembangnya industri layanan berbasis B2B di kota ini.

Dengan hadirnya workspace kedua tersebut, Unionspace optimistis dapat memperkuat ekosistem bisnis, khususnya di sektor flexible workspace, coworking space Solo, dan layanan call center space Solo yang kini semakin diminati pelaku usaha.

 

Berita sebelumyaOlah Jeans Bekas Jadi Tas Bernilai, Perjalanan DenCraft Menembus Pasar Nasional