Serunya Ngabuburit Literasi, Monumen Pers Goes To School Sambangi SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar

Solokini.com, Karanganyar – Monumen Pers Nasional Surakarta menggelar kegiatan “Monumen Pers Goes To School” (MGTS) edisi Ramadan di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, Rabu (4/3/2026) sore.

Meski sempat diguyur hujan deras, acara yang diikuti oleh sekitar 600 siswa ini berlangsung meriah sebagai ajang ngabuburit edukatif untuk meningkatkan literasi media dan pemahaman sejarah pers di kalangan generasi muda.

Berbeda dari biasanya, MGTS kali ini hadir dengan balutan suasana religius.

Halaman sekolah berubah menjadi panggung kreativitas yang menampilkan bakat-bakat lokal, mulai dari harmoni religi “Muhi Band”, gerakan rancak Tari Saman, hingga ketegasan variasi formasi LKBB.

Kasubag Umum Monumen Pers Nasional Surakarta, Kuncoro Marhendro Suryo, mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama MGTS dilaksanakan dengan konsep Ramadan.

Baca Juga :  Ramadan, BMM dan PNM Wonogiri Gandeng Solopeduli Salurkan Paket Cinta Yatim

Menurutnya, momentum ini sangat tepat untuk mengajak pelajar mengenal sejarah pers Indonesia sebagai fondasi literasi media di era digital.

“Kegiatan ini menekankan pentingnya bagi pelajar untuk mengenal lebih dalam mengenai sejarah pers sebagai bagian dari literasi,” ujar Kuncoro di sela-sela acara.

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pemilihan Duta Monpers 2026.

Setelah melalui proses seleksi ketat yang menguji visi, misi, hingga kemampuan orasi, Afgan Maulana dan Naeza Aulia Syifa resmi terpilih sebagai pemenang.

Keduanya kini mengemban misi untuk mengajak rekan sebaya lebih akrab dengan layanan museum pers.

Baca Juga :  Pertahankan Tradisi Prestasi, HIMA DKV ISI Surakarta Gelar Rapat Koordinasi PPK Ormawa

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, Sumarwanto, S.H., M.Pd., menyambut positif kolaborasi ini. Ia berharap para siswa mendapatkan pencerahan baru mengenai dunia informasi dan sejarah nasional.

“Kami sangat mengapresiasi. Ini adalah pengalaman berharga agar siswa lebih mengenal Monumen Pers Nasional beserta manfaatnya,” tutur Sumarwanto.

Acara ditutup dengan keceriaan sesi kuis berhadiah dan pengalaman virtual tour yang interaktif.

Tak hanya sekadar seremonial, kegiatan ini dikukuhkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara kedua belah pihak.

Sinergi ini memastikan keberlanjutan program edukatif dan memfasilitasi akses kunjungan belajar siswa ke Monumen Pers Nasional Surakarta di masa mendatang.

Berita sebelumya​Mulai Rp650 Ribu, KAI Wisata Tawarkan Paket Libur Lebaran Tanpa Macet
Berita berikutnyaSD Muhammadiyah 1 Solo Bagikan Santunan Ramadan bagi Anak Yatim dan Gelar Buka Bersama