Bandara Adi Soemarmo Layani 60 Ribu Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026

Solokini.com, Boyolali – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Adi Soemarmo mencatat kinerja positif selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Tercatat sebanyak 60.782 penumpang dan 432 pergerakan pesawat berhasil dilayani selama masa puncak transportasi tersebut.

General Manager Bandara Adi Soemarmo, Hery Purwanto mengungkapkan, tren pergerakan penumpang menunjukkan kenaikan signifikan pada hari-hari tertentu.

Puncak arus kedatangan terjadi pada Minggu (21/12/2025) dengan 3.673 penumpang, sementara puncak arus balik tercatat pada Minggu (4/1/2026) dengan 3.910 penumpang.

“Selama Nataru 2025/2026, puncak pergerakan penumpang tertinggi secara keseluruhan terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025 dengan total 4.098 orang,” papar Hery, Senin (5/1/2026).

Baca Juga :  Archipelago International Perkuat Ekspansi Kuliner, Luncurkan Menu Korea di Solo

“Selain itu, kami juga telah melayani 31 penerbangan tambahan (extra flight),” imbuhnya.

Untuk menjaga kelancaran operasional, pihak bandara mengoperasikan Posko Terpadu Angkutan Udara sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Hery menegaskan bahwa selama 21 hari masa pemantauan, operasional bandara berjalan kondusif tanpa ada kejadian khusus yang mengganggu pelayanan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder bandara atas koordinasi yang baik sehingga memastikan aspek keamanan dan keselamatan penumpang tetap terjaga di tengah tingginya trafik udara.

Selain fokus pada operasional, Bandara Adi Soemarmo turut memperkuat aspek pelayanan melalui sejumlah event tematik.

Baca Juga :  Don Muzakir Tegaskan Sanksi Hukum Bagi Penjual Alsintan Bantuan Pemerintah

Strategi ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui penampilan seni seperti Tari Padang Ulan dari Pura Mangkunegaran dan pertunjukan balet.

Momentum pergantian tahun juga ditandai dengan seremoni khusus.

Penumpang terakhir di tahun 2025 dilepas dengan Tari Gado-Gado Semarangan. Sementara penumpang pertama yang mendarat di tanggal 1 Januari 2026 disambut dengan Tari Gatot Kaca Pergiwo serta pemberian suvenir syal.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat citra Bandara Adi Soemarmo sebagai gerbang transportasi udara yang tidak hanya mengutamakan efisiensi, tetapi juga keramahan budaya lokal.

Berita sebelumyaArchipelago Luncurkan “60 Seconds to Seoul”, Bawa Fenomena Street Food Korea ke Hotel-Hotel di Solo
Berita berikutnyaAlfamidi Gandeng SGM Gelar Edukasi Gizi Balita di Wonogiri, Fokus Cegah Stunting