SOLO, Solokini.com– Kalau kita bicara soal tempat makan di Laweyan Solo, rasanya nggak akan pernah habis dibahas. Kawasan yang terkenal sebagai kampung batik tertua di Indonesia ini ternyata juga menyimpan segudang kuliner lezat, mulai dari camilan legendaris peninggalan zaman dulu sampai kafe modern dengan konsep kekinian. Jadi, selain jalan-jalan menikmati motif batik dan bangunan tua yang khas, sempatkan juga waktu untuk berburu makanan enak di sini.
Nah, biar acara wisata kuliner kamu makin terarah, berikut kita rangkum tujuh tempat makan di Laweyan Solo yang masih beroperasi dan punya cita rasa yang patut diperhitungkan. Yuk, langsung simak satu per satu.
1. Sate Kambing & Tengkleng Rica-Rica Pak Manto

Buat pencinta olahan kambing, warung yang berlokasi di Jalan Honggowongso ini rasanya wajib masuk daftar. Sejak berdiri tahun 1990-an, tempat ini konsisten menyajikan sate, tengkleng, hingga tongseng dengan bumbu rica-rica yang pedasnya nampol. Uniknya, tempat ini bahkan pernah jadi langganan sejumlah pejabat kota Solo, lho.
Menu andalan:
- Sate buntel
- Tengkleng rica-rica
- Tongseng kambing
- Sate kambing muda
Estimasi harga: Rp20.000 – Rp75.000 per porsi
Peringkat Google: ⭐ 4,5/5
2. Bebek Goreng H. Slamet

Beralih ke unggas, ada Bebek Goreng H. Slamet di Jalan Bhayangkara yang sudah jadi legenda kuliner Solo. Daging bebeknya empuk, tidak amis, dan disandingkan dengan sambal yang bikin nagih. Selain itu, tersedia juga ayam goreng dan lauk pendamping seperti tahu-tempe untuk melengkapi santap siang atau malammu.
Menu andalan:
- Bebek goreng sambal korek
- Ayam goreng
- Sayur asam
- Tahu tempe goreng
Estimasi harga: Rp12.000 – Rp50.000
Peringkat Google: ⭐ 4,4/5
3. Saudagar Laweyan

Ingin suasana makan yang lebih estetik dan berbeda? Coba mampir ke Saudagar Laweyan. Restoran ini punya interior bergaya art deco dengan ubin khas era kolonial, sehingga terasa seperti masuk ke rumah bangsawan zaman dulu. Selain itu, area outdoor-nya yang dihiasi lampu temaram cocok banget untuk makan malam yang romantis atau sekadar nongkrong santai.
Menu andalan:
- Nasi liwet
- Sop buntut
- Nasi goreng
- Pasta dan aneka kopi
Estimasi harga: Rp30.000 – Rp100.000
Peringkat Google: ⭐ 4,5/5
4. Timlo Sastro 2

Kalau kamu penasaran dengan kuliner khas Solo yang satu ini, timlo bisa jadi jawabannya. Timlo Sastro 2 di kawasan Jalan Dr. Wahidin menyajikan sup bening berisi ayam kampung, sosis solo, ati ampela, hingga telur pindang. Karena isiannya bisa dipilih sesuai selera, setiap porsi jadi terasa personal.
Menu andalan:
- Timlo komplit
- Sosis solo
- Timlo tanpa jeroan
Estimasi harga: Rp15.000 – Rp25.000
Peringkat Google: ⭐ 4,3/5
5. Dapur Solo

Selanjutnya, ada Dapur Solo yang cocok jadi pilihan makan bareng keluarga. Tempat ini menyediakan area lesehan dengan ornamen khas Jawa, jadi suasananya hangat dan nggak kaku. Menu-menu tradisional seperti tengkleng, garang asem, dan botok tersaji lengkap di sini.
Menu andalan:
- Tengkleng
- Garang asem
- Botok
- Aneka lauk tradisional
Estimasi harga: Rp20.000 – Rp50.000
Peringkat Google: ⭐ 4,4/5
6. Warung Cari Makan

Untuk kamu yang sedang mencari opsi makan cepat dan ramah kantong, Warung Cari Makan di Jalan Prof. Dr. Supomo bisa jadi solusi. Menunya variatif, mulai dari nasi goreng, mie goreng, sampai soto, dengan harga yang bersahabat buat mahasiswa maupun pekerja kantoran yang sedang istirahat siang.
Menu andalan:
- Nasi goreng
- Mie goreng
- Soto
- Camilan ringan
Estimasi harga: Rp10.000 – Rp30.000
Peringkat Google: ⭐ 4,3/5
7. Ledre Laweyan

Terakhir, ada camilan legendaris yang usianya sudah ratusan tahun, yaitu Ledre Laweyan. Jajanan ini terbuat dari ketan, kelapa parut, dan pisang raja yang digulung lalu dipanggang hingga garing. Bahkan, keberadaannya sudah tercatat dalam naskah kuno Serat Centhini. Karena harganya murah meriah, ledre ini pas banget dijadikan oleh-oleh khas dari Kampung Batik Laweyan.
Menu andalan:
- Ledre original
- Ledre pisang
Estimasi harga: Rp3.500 – Rp5.000 per buah
Peringkat Google: ⭐ 4,6/5
Dengan tujuh pilihan tempat makan di Laweyan Solo di atas, kamu sudah punya panduan lengkap untuk wisata kuliner sambil menjelajah kampung batik tertua di Indonesia ini. Baik yang suka sensasi pedas olahan kambing, gurihnya bebek goreng, hingga camilan tradisional yang legendaris, semuanya tersedia dalam satu kawasan. Jadi, tinggal sesuaikan saja dengan selera dan budget kamu sebelum berangkat menjelajahi Laweyan.













