5 Potret Astrid Widayani Berbusana Prajurit Pimpin Upacara HUT Solo ke-281, Simbolkan Kewibawaan

Perjalanan panjang Kota Solo tak bisa dilepaskan dari akar sejarahnya. Kota ini tumbuh melewati berbagai fase—dari masa kejayaan kerajaan, era kolonialisme, hingga semangat pembangunan pascakemerdekaan. Solo bukan sekadar kota, melainkan warisan sejarah yang sekaligus menjadi amanah bagi generasi penerusnya.

Dalam momentum Hari Jadi ke-281, semangat “Berbudaya, Pradaya, Sejahtera” digaungkan sebagai pengingat bahwa kemajuan harus berpijak pada nilai-nilai tradisi. Perayaan ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi refleksi perjalanan panjang yang membentuk identitas Kota Bengawan.

Di tengah suasana khidmat upacara, penampilan Astrid Widayani mencuri perhatian. Wakil Walikota Solo ini tampil mengenakan busana prajurit bernuansa hitam yang sarat makna saat memimpin hari jadi Kota Solo ke-281. Busananya memadukan simbol ketegasan, budaya, serta kepemimpinan perempuan dalam balutan tradisi.

Baca Juga :  Olah Jeans Bekas Jadi Tas Bernilai, Perjalanan DenCraft Menembus Pasar Nasional

Intip 5 potret Wakil Walikota Solo mengenakan busana tema prajurit saat memimpin hari jadi Kota Solo ke-281 di Stadion Sriwedari, seperti dihimpun dari akun Instagram astridwidayani, Rabu 18 Februari 2026.

1.    Tampil Tegas dalam Balutan Hitam

Potret Astrid Widayani Pakai Busana Prajurit Pimpin Upacara HUT Solo ke-281. foto: Instagram/astridwidayani

 

foto: Instagram/astridwidayani

Astri Widayani mengenakan busana prajurit berwarna hitam saat memimpin upacara Hari Jadi Solo ke-281. Warna hitam tersebut melambangkan keteguhan, keberanian, dan dedikasi dalam menjalankan amanah.

2.    Simbol Wibawa dan Kepemimpinan Perempuan

Potret Astrid Widayani Pakai Busana Prajurit Pimpin Upacara HUT Solo ke-281. foto: Instagram astridwidayani

foto: Instagram/astridwidayani

Busana yang dikenakan bukan sekadar kostum seremoni. Pilihan tersebut menegaskan peran perempuan dalam kepemimpinan serta semangat pengabdian kepada masyarakat, menghadirkan wibawa dalam balutan tradisi.

Baca Juga :  Olah Jeans Bekas Jadi Tas Bernilai, Perjalanan DenCraft Menembus Pasar Nasional

3.    Selendang Emas Lambang Amanah

Potret Astrid Widayani Pakai Busana Prajurit Pimpin Upacara HUT Solo ke-281. foto: Instagram astridwidayani

 

foto: Instagram/astridwidayani

Sentuhan selendang emas yang melengkapi busana menjadi simbol tanggung jawab dan komitmen menghadirkan kemakmuran bagi warga Solo. Aksen ini memperkuat kesan anggun sekaligus berkarakter.

4.    Batik Parang, Jejak Perjuangan Tak Terputus

Potret Astrid Widayani Pakai Busana Prajurit Pimpin Upacara HUT Solo ke-281. foto: Instagram astridwidayani

 

foto: Instagram/astridwidayani

Kain batik bermotif parang yang dikenakan mencerminkan semangat perjuangan yang berkesinambungan. Motif ini juga menjadi representasi akar budaya yang kokoh serta simbol kemakmuran.

5.    Menguatkan Spirit “Berbudaya, Pradaya, Sejahtera”

Potret Astrid Widayani Pakai Busana Prajurit Pimpin Upacara HUT Solo ke-281. foto: Instagram astridwidayani

 

foto: Instagram/astridwidayani

Keseluruhan busana memadukan nilai budaya dan daya juang, selaras dengan tema Hari Jadi ke-281. Penampilan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan Solo harus tetap berpijak pada tradisi dan kearifan lokal.

 

Berita sebelumyaOlah Jeans Bekas Jadi Tas Bernilai, Perjalanan DenCraft Menembus Pasar Nasional