
SOLO, Solokini.com – Persis Solo berhasil lolos dari kekalahan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Bermain di markas Deltras Sidoarjo, tim berjuluk Laskar Sambernyawa sukses menahan imbang tuan rumah dengan skor 3-3 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu, 18 Oktober 2026.
Setelah melakukan perombakan di struktur kepelatihan, Persis Solo mengawali pertandingan dengan percaya diri. Striker andalan Persis, Henri Doumbia membawa timnya unggul 1-0 saat laga baru berjalan 15 menit.
Menit ke-22, malapetaka mendatangi tuan rumah Deltras yang harus bermain dengan 10 pemain, setelah Sulthon Fajar diusir wasit dengan kartu merah. Menariknya, Sulthon Fajar ini merupakan eks pemain Persis beberapa musim lalu.
Meski kalah jumlah pemain, Deltras sanggup menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Muhammad Irman di menit ke-29. Membuat skor imbang 1-1 bertahan hingga babak pertama selesai.
Nyaris Kalah
Tuan rumah Deltras justru berbalik unggul menjadi 2-1 saat memasuki menit ke-52, setelah pemain asal Portugal, Mohcine Hassan mengoyak jala gawang Teguh Amiruddin.
Tidak cukup sampai di situ, Deltras semakin menggila dengan mencetak gol ketiganya, setelah Nathan Ari Pramana menjebol gawang Persis di menit ke-69.
Persis kemudian memperkecil ketertinggalan lewat gol kedua Henri Doumbia pada menit ke-71. Saat laga memasuki injury time, striker asal Pantai Gading itu benar-benar menjadi pahlawan Persis.
Henri Doumbia menceploskan hattrick ke gawang Deltras di menit 90+4, usai menyambar assist Wbeymar Angulo. Skor 3-3 bertahan hingga laga bubar.
Hasil imbang ini membuat Persis Solo masih tertahan di peringkat ketujuh dengan enam poin. Sementara Deltras sukses kembali ke puncak klasemen dengan nilai 14.
Selanjutnya, Persis akan kembali malokoni laga kandang dengan menjamu RANS Nusantara di Stadion Manahan, Solo pada Sabtu (24/10/2026).
Pantang Menyerah
Caretaker Persis Solo, Nurcholis Majid mengaku bangga melihat perjuangan pasukannya yang tak kenal lelah. Ia mengakui kualitas Deltras Sidoarjo yang punya mental baja, sebab mampu berbalik unggul meski kalah jumlah pemain.
“Bersyukur kami bisa membawa pulang satu poin. Laga yang tidak mudah, Deltras tim yang layak di papan atas. Kami sudah menyiapkan tim ini, secara mental, dan bangga dengan perjuangan para pemain,” tuturnya dalam konferensi pers usai laga.
“Walaupaun sempat tertinggal, akhirnya bisa mengejar gol dan membawa pulang satu poin,” jelas Nurcholis Majid.
Sementara itu, bomber Persis, Henri Doumbia turut mengapresiasi kerja keras rekan setimnya untuk tetap berusaha sepanjang pertandingan, dan bisa pulang dengan oleh-oleh satu poin.
“Laga yang sangat sulit, Deltras tim yang bagus. Kami terus berjuang dan bisa mencetak tiga gol sampai menjelang laga berakhir. Kami tidak menyerah sampai laga berakhir, meski sempat tertinggal 1-3.












