SIPA & IMF Solo Perluas Jaringan Global di BPAM 2026 Korea

SOLO, Solokini.com – Dua festival seni budaya bergengsi asal Kota Surakarta (Solo), Solo International Performing Arts (SIPA) Festival dan International Mask Festival (IMF), resmi memperluas jangkauan internasionalnya.

Kedua delegasi hadir langsung dalam ajang Busan International Performing Arts Market (BPAM) 2026 yang berlangsung pada 1–7 Oktober 2026 di Busan, Korea Selatan.

Selama sepekan, perwakilan Indonesia menggalang jaringan global melalui berbagai agenda penting seperti pertunjukan multidisiplin, pertunjukan teater, musik, tari, hingga forum pitching, one on one meeting, serta talkshow.

Agenda ini tersebar di beberapa titik strategis Kota Busan, meliputi Universitas Dongseo, Busan Citizens Park, Haeundae Cultural Center, dan KT&G Sangsangmadang.

Direktur SIPA Festival sekaligus Pendiri IMF, R.Ay. Irawati Kusumorasri, hadir langsung bersama divisi luar negeri, Mimi Zulaikha.

Baca Juga :  Puncak Milad Ke-43, Wawali Astrid hingga Owah Meriahkan UNIBA Soundfest 2026

Dalam sesi pitching, Irawati memaparkan potensi SIPA Festival dan IMF di hadapan para delegasi serta seniman internasional dari berbagai negara.

“Pitching ini bertujuan menarik para seniman dunia untuk datang ke Kota Solo sekaligus tampil di SIPA Festival dan IMF,” ujar Irawati dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).

“Saya juga berharap penyelenggara festival internasional di mancanegara mengenal SIPA Festival dan IMF sehingga nama dua festival internasional bergengsi Kota Solo ini makin dikenal di dunia,” lanjutnya.

Peluang Kolaborasi Seni Lintas Negara

Langkah diplomasi budaya ini langsung membuahkan hasil konkret pada sesi one on one meeting. Perwakilan SIPA Festival dan IMF menggelar diskusi intensif dengan sejumlah grup seni internasional, antara lain:

  • Chinchin Tango (Korea Selatan) – Direncanakan tampil pada SIPA Festival 2028.
  • Theatre Haepung (Korea Selatan) – Dijadwalkan mengisi panggung IMF 2027.
  • Modeun Company (Korea Selatan) & Insectotròpics (Spanyol) – Penjajakan kerja sama pertunjukan multidisiplin.
Baca Juga :  Rayakan Hari Batik, Cara Unik Grand Mercure Solo Baru Rawat Tradisi

Selain memboyong seniman luar negeri ke Indonesia, keikutsertaan ini membuka ruang bagi seniman lokal untuk unjuk gigi di panggung dunia.

SIPA Festival telah menerima penawaran resmi untuk mengirimkan delegasi seni Indonesia ke dua ajang besar di Korea Selatan pada 2027, yaitu Busan International Dance Festival 2027 dan Festival Musim Semi Bulan Oktober 2027.

Capaian positif di BPAM 2026 ini makin memperkuat posisi Kota Solo sebagai salah satu pusat seni pertunjukan dunia sekaligus membuka keran pertukaran budaya internasional secara berkelanjutan.

Berita sebelumya7 Hotel Bintang 3 Solo Cocok Buat Libur Sekolah
Berita berikutnya7 Cafe Hits Wifi Kenceng di Solo untuk Nugas dan WFC