7 Pusat Oleh-Oleh di Solo yang Wajib Kamu Kunjungi

SOLO, Solokini.com- Kalau kita sedang liburan ke Kota Bengawan, rasanya belum lengkap kalau pulang tanpa membawa buah tangan khas daerah ini. Untungnya, mencari pusat oleh-oleh di Solo bukan perkara sulit, sebab kota ini punya banyak pilihan tempat belanja, mulai dari pasar tradisional yang legendaris sampai toko oleh-oleh yang sudah berdiri puluhan tahun. Nah, supaya waktu liburan kita tidak habis untuk berkeliling tanpa arah, berikut tujuh rekomendasi tempat yang benar-benar layak masuk daftar kunjungan.

1. Pasar Klewer

foto: Instagram/@m.farhan.zdn

Begitu menyebut pusat oleh-oleh di Solo, nama Pasar Klewer hampir selalu muncul lebih dulu. Pasar yang terletak persis di sebelah barat Keraton Kasunanan ini memang terkenal sebagai surga tekstil, terutama batik. Selain berburu kain, kita juga bisa menawar harga dengan pedagang, jadi jangan ragu untuk sedikit tawar-menawar supaya dapat harga yang pas di kantong.

Menu andalan:

  • Batik tulis dan cap
  • Blangkon
  • Jenang dodol
  • Ampyang jahe
  • Keripik tempe

Estimasi harga: Rp15.000 – Rp300.000 (tergantung jenis batik)

Peringkat Google: sekitar 4,3/5

2. Pasar Gede

foto: Instagram/@pasargedeofficial

Beranjak dari Pasar Klewer, kita bisa lanjut ke Pasar Gede yang buka nyaris 24 jam dengan slogan khasnya, “Pasar Gede mboten sare”. Diresmikan sejak zaman Paku Buwana X, pasar ini bukan cuma tempat belanja, tapi juga ikon wisata kuliner. Sambil berburu oleh-oleh kering, sempatkan mampir mencicipi es dawet telasih yang menyegarkan setelah lelah berkeliling.

Menu andalan:

  • Es dawet telasih
  • Keripik ceker ayam
  • Rambak kulit kerbau
  • Jamu
  • Aneka jajan pasar
Baca Juga :  7 Cafe di Solo Menu di Bawah Rp25 Ribu, Cocok Buat Nongkrong Hemat

Estimasi harga: Rp5.000 – Rp50.000 per kemasan

Peringkat Google: sekitar 4,5/5

3. Beteng Trade Center (BTC)

foto: Instagram/@betengtradecentersolo

Buat kita yang ingin belanja oleh-oleh dalam jumlah besar, Beteng Trade Center bisa jadi jawabannya. Berlokasi tepat di sebelah kompleks Keraton Kasunanan, tempat ini sudah eksis sejak awal 1990-an dan menampung ratusan pedagang tekstil, batik, hingga aksesori. Semakin banyak barang yang kita beli, biasanya semakin murah pula harga yang ditawarkan penjual, jadi jangan segan untuk menawar.

Menu andalan:

  • Batik grosir
  • Pakaian anak dan dewasa
  • Kebaya
  • Aksesori dan tas

Estimasi harga: Rp20.000 – Rp150.000 per item

Peringkat Google: sekitar 4,3/5

4. Toko Roti Orion

foto: Instagram/@mandarijnorion

Selanjutnya, ada Toko Roti Orion yang sudah berdiri sejak 1932 dan tetap ramai sampai sekarang. Karena legendaris, jangan kaget kalau kita harus sedikit mengantre, apalagi saat akhir pekan atau musim liburan. Supaya lebih praktis, ada baiknya kita datang di jam yang tidak terlalu ramai atau memesan lebih dulu.

Menu andalan:

  • Roti mandarijn
  • Roti semir
  • Aneka keripik
  • Abon daging

Estimasi harga: Rp25.000 – Rp220.000

Peringkat Google: sekitar 4,4/5

5. Toko Oleh-Oleh Cokro

foto: Instagram/@toko_oleholehcokro

Berikutnya, kita bisa mampir ke Toko Oleh-Oleh Cokro di kawasan Laweyan. Tempat ini menyediakan camilan kering maupun basah lengkap dalam satu lokasi, sehingga cukup efisien untuk berbelanja banyak jenis oleh-oleh sekaligus tanpa harus berpindah-pindah toko.

Menu andalan:

  • Emping
  • Peyek kacang
  • Karak
  • Abon
  • Serundeng
  • Bakpia

Estimasi harga: Rp10.000 – Rp90.000

Baca Juga :  7 Kuliner Pedas di Solo yang Bikin Lidah Bergoyang

Peringkat Google: sekitar 4,4/5

6. Sentra Oleh-Oleh Mesran

foto: Instagram/@abonmesran_solo

Kalau kita mencari suasana belanja yang lebih personal dan tidak terlalu ramai turis, Sentra Oleh-Oleh Mesran di Jayengan bisa jadi pilihan tepat. Tempat ini dikenal dengan abonnya yang gurih dan harga yang tetap bersahabat meski membeli dalam jumlah banyak.

Menu andalan:

  • Abon sapi
  • Abon ayam
  • Roti kecik
  • Usus goreng
  • Keripik paru

Estimasi harga: Rp15.000 – Rp100.000

Peringkat Google: sekitar 4,3/5

7. Kampung Batik Laweyan

foto: Instagram/@kampoengbatiklaweyansolo

Terakhir, agar oleh-oleh terasa lebih berkesan, sempatkan singgah ke Kampung Batik Laweyan. Kawasan yang sudah ada sejak berabad-abad lalu ini bukan sekadar tempat belanja, melainkan juga pusat industri batik dengan suasana kampung yang kental. Bahkan, kita bisa ikut workshop membatik singkat sebelum akhirnya memborong kain sebagai buah tangan.

Menu andalan:

  • Kain batik tulis dan cap
  • Baju batik
  • Aksesori berbahan batik

Estimasi harga: Rp50.000 – Rp500.000

Peringkat Google: sekitar 4,5/5

Jadi, Mau Mulai dari Mana?

Dengan begitu banyak pilihan pusat oleh-oleh di Solo, sebaiknya kita menyusun rute terlebih dahulu supaya waktu liburan lebih efisien. Misalnya, kita bisa memulai dari Pasar Gede di pagi hari, lanjut ke Pasar Klewer dan Kampung Batik Laweyan untuk urusan kain, lalu menutup hari dengan mampir ke Toko Roti Orion atau Toko Oleh-Oleh Cokro untuk camilan. Selain lebih hemat waktu, cara ini juga membuat kita bisa menikmati suasana Kota Solo tanpa terburu-buru. Selamat berburu oleh-oleh, ya!

Berita sebelumyaApa itu Generasi Sandwich? Jenis, Dampak, dan Cara Memutus Rantainya
Berita berikutnya7 Jajanan Pasar Legendaris di Solo yang Bikin Kangen Kampung Halaman