PMI Surakarta Bangun 3 Sumur Bor untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

Solokini.com, Solo – Masyarakat Kota Surakarta (Solo) melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta menyalurkan bantuan berupa pembangunan tiga titik sumur bor bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Langkah ini dilakukan untuk memulihkan akses air bersih yang sempat lumpuh total pascabencana.

Tiga sumur bor tersebut dibangun dengan kedalaman 40 hingga 80 meter untuk menjamin kualitas air yang higienis.

Hingga saat ini, satu titik di Desa Menang Gini, Kecamatan Karang Baru, telah rampung 100 persen dan sudah digunakan oleh 27 Kepala Keluarga (KK).

Baca Juga :  Wiwit Endra Resmi Pimpin MAKIN Tuban 2026-2030, Tekankan 12 Nilai Khonghucu dan Kerukunan

Dua titik lainnya di Desa Sekerak Kiri dan Masjid At-Taqwa Kota Lintang saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Ketua PMI Kota Surakarta, Sumartono Hadinoto, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas warga Solo tanpa memandang batas wilayah.

Pihaknyabberharap infrastruktur ini menjadi solusi permanen bagi kebutuhan air bersih warga.

“Kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Kami berharap sumur bor ini menjadi infrastruktur permanen yang memastikan warga mendapatkan air layak konsumsi secara berkelanjutan,” ujar Sumartono, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga :  Sambut Imlek, Solo Safari Gelar Safari Spring Fortune dengan Berbagai Atraksi Budaya

Senada dengan hal itu, Ketua PMI Kabupaten Aceh Tamiang, Irwan Pane, menyampaikan apresiasi atas sinergi antarjejaring PMI.

Menurutnya, dukungan ini sangat mempercepat proses pemulihan fisik dan psikis warga setempat.

Salah satu warga penerima manfaat, Badrul, mengaku sangat terbantu karena sebelumnya sumur gali milik warga tercemar lumpur sisa banjir.

Dengan adanya sumur bor dalam ini, warga Aceh Tamiang kini dapat menikmati air yang jernih dan layak konsumsi.

Berita sebelumyaSambut Imlek, Solo Safari Gelar Safari Spring Fortune dengan Berbagai Atraksi Budaya