
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia menggelar roadshow Freedom 250 di Solo Raya Sabtu, 7 Februari 2026 di De Tjolomadoe. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat.
Melalui roadshow ini, Kedutaan Besar AS menegaskan kembali eratnya hubungan kemitraan antara Amerika Serikat dan Indonesia. Fokus kerja sama tersebut meliputi bidang pendidikan, pembelajaran bahasa Inggris, hingga pengembangan sektor ekonomi kreatif yang dinilai memiliki peran strategis bagi kedua negara.
Acara dibuka dengan sambutan Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Heather C. Merritt. Dalam pidatonya, ia menyoroti makna penting peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat sebagai momentum refleksi atas nilai-nilai dasar yang terus dijaga hingga kini.
“Pada bulan Juli, Amerika Serikat akan memperingati 250 tahun berdirinya negara kami. Peringatan ini menjadi momen untuk merefleksikan nilai-nilai yang terus membentuk Amerika Serikat—demokrasi, kesempatan, serta keyakinan bahwa masyarakat dapat membangun masa depan yang lebih baik melalui kerja keras dan kreativitas,” ujar Merritt.
Ia menambahkan, nilai-nilai tersebut juga tercermin dalam kemitraan antara Amerika Serikat dan Indonesia. “Nilai-nilai tersebut juga tercermin dalam kemitraan kami dengan Indonesia—dua negara demokrasi terbesar di dunia yang bekerja sama untuk menciptakan masa depan yang cerah, di mana masyarakat dapat tumbuh dan sejahtera,” katanya.
Menurut Merritt, hubungan kedua negara telah terjalin kuat selama puluhan tahun melalui berbagai program pertukaran dan interaksi masyarakat. “Selama puluhan tahun, masyarakat Indonesia dan Amerika Serikat telah saling belajar melalui program pertukaran pendidikan, pembelajaran bahasa Inggris, serta hubungan antarmasyarakat yang kuat,” ucapnya.
Saat ini, kerja sama tersebut terus diperluas ke sektor ekonomi kreatif, mulai dari musik dan desain hingga inovasi digital dan kewirausahan. “Karena budaya dan kreativitas berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat komunitas, dan membangun hubungan jangka panjang,” lanjut Merritt.
Roadshow Freedom 250 turut menghadirkan berbagai program diplomasi publik Kedutaan Besar AS di Indonesia. Di antaranya EducationUSA, program pembelajaran bahasa Inggris yang didukung Regional English Language Office (RELO), serta partisipasi jaringan alumni Amerika Serikat.

Pengunjung juga disuguhkan kolaborasi budaya melalui program Next Level, sebuah program pertukaran budaya hip-hop unggulan Departemen Luar Negeri AS. Program ini mempertemukan seniman profesional Amerika Serikat dengan pelaku kreatif lokal melalui lokakarya, pendampingan, dan kolaborasi lintas negara.
Di Solo, program Next Level mempertemukan seniman AS dengan talenta muda Indonesia dalam lokakarya selama satu minggu yang ditutup dengan penampilan kolaboratif bersama Jogja Hip Hop Foundation. Selain itu, Merritt juga menyerahkan bantuan berupa laptop baru dari Militer AS untuk mendukung Pemerintah Kota Solo dalam pembentukan laboratorium komputer di salah satu sekolah, sebagai wujud dukungan terhadap kolaborasi berkelanjutan antara Amerika Serikat dan Indonesia.













