Arus Nataru Melonjak, Hampir 602 Ribu Kendaraan Padati Tol Solo–Ngawi

Jalan Tol Solo-Ngawi
Jalan Tol Solo-Ngawi

Solokini.com, Solo  Lonjakan arus kendaraan terjadi di Ruas Jalan Tol Solo–Ngawi selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mencatat sebanyak 601.977 kendaraan melintas sejak H-7 hingga H+2 Nataru, tepatnya pada 18–27 Desember 2025.

Berdasarkan data operator tol, pergerakan kendaraan didominasi perjalanan jarak jauh. Arus menuju arah timur (Surabaya) tercatat mencapai 45.015 kendaraan, meningkat 38 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 32.584 kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang melaju ke arah barat (Jakarta) mencapai 111.549 kendaraan, atau naik 37 persen dari kondisi normal yang berada di angka 81.586 kendaraan.

Direktur Utama PT JSN, Mery Natacha Panjaitan menyebut lonjakan lalu lintas masih terasa hingga H+2 libur Nataru. Pada periode tersebut, kendaraan pribadi atau Golongan Imasih mendominasi pergerakan di ruas Tol Solo–Ngawi.

“Kami mencatat peningkatan lalu lintas kendaraan tertinggi terjadi pada H+2 atau tanggal 27 Desember 2025, yakni sebanyak 74.756 kendaraan,” ujar Mery.

Selain data kumulatif, PT JSN juga merilis rincian volume kendaraan yang bertransaksi di setiap gerbang tol selama H-7 hingga H+2 Nataru. Di Gerbang Tol (GT) Bandara Adi Soemarmo, tercatat 28.417 kendaraan memasuki Kota Solo atau naik 30 persen dari kondisi normal 21.933 kendaraan. Sementara kendaraan yang keluar dari Solo mencapai 22.934 kendaraan, meningkat 21 persen dibandingkan lalu lintas normal 19.019 kendaraan.

Baca Juga :  Don Muzakir Tegaskan Sanksi Hukum Bagi Penjual Alsintan Bantuan Pemerintah

Di GT Ngemplak, kendaraan yang masuk ke Solo tercatat 76.973 kendaraan, naik 6 persen dari kondisi normal 72.784 kendaraan. Adapun kendaraan yang meninggalkan Solo mencapai 68.129 kendaraan, atau meningkat 18 persen dibandingkan kondisi normal 57.574 kendaraan.

Lonjakan cukup signifikan juga terjadi di GT Gondangrejo. Kendaraan yang masuk menuju Purwodadi tercatat 44.702 kendaraan, naik 47 persen dari kondisi normal 30.445 kendaraan. Sementara arus keluar Purwodadi mencapai 42.276 kendaraan, meningkat 38 persen dibandingkan kondisi normal 30.558 kendaraan.

Di GT Karanganyar, tercatat 66.888 kendaraan memasuki wilayah tersebut atau naik 23 persen** dari kondisi normal 54.398 kendaraan. Kendaraan yang keluar dari Karanganyar mencapai 64.800 kendaraan, meningkat 26 persen dibandingkan kondisi normal 51.621 kendaraan.

Sementara itu, GT Sragen mencatat 38.346 kendaraan masuk atau naik 28 persen dari kondisi normal 29.857 kendaraan. Kendaraan yang keluar dari Sragen mencapai 33.731 kendaraan, atau meningkat 39 persen dibandingkan kondisi normal 24.291 kendaraan.

Baca Juga :  Archipelago International Perkuat Ekspansi Kuliner, Luncurkan Menu Korea di Solo

Di GT Sragen Timur, arus masuk tercatat 17.255 kendaraan, naik 32 persen dari kondisi normal 13.074 kendaraan. Untuk arus keluar, tercatat 21.165 kendaraan, meningkat 25 persen dari kondisi normal 16.871 kendaraan.

Adapun di GT Ngawi, kendaraan yang masuk mencapai 37.875 kendaraan, naik 38 persen dibandingkan kondisi normal 27.469 kendaraan. Kendaraan yang meninggalkan Ngawi tercatat 38.486 kendaraan, meningkat 26 persen dari kondisi normal 30.617 kendaraan.

Mengantisipasi lonjakan tersebut, PT JSN mengoptimalkan pelayanan operasional di seluruh ruas Tol Solo–Ngawi. Upaya yang dilakukan antara lain penambahan petugas di gerbang tol untuk mempercepat transaksi, pengaktifan Gardu Oblique Approach Booth (OAB), serta penambahan petugas pengatur parkir dan kebersihan toilet di rest area.

“PT JSN berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan selama periode libur Nataru. Berbagai langkah antisipatif telah kami lakukan, mulai dari kesiapan petugas, optimalisasi gardu transaksi, hingga memastikan seluruh fasilitas pendukung berfungsi dengan baik,” tambah Mery.

 

Berita sebelumyaWisata Berujung Duka, Pria Meninggal Mendadak di Kawasan New Selo Boyolali
Berita berikutnyaIndosat Gandeng Arsari dan Northstar Kembangkan Platform Serat Optik Indonesia