
Solokinicom, Solo – Atlet skateboard Indonesia, Basral Graito Hutomo, berhasil mempersembahkan medali emas bagi kontingen Merah Putih pada ajang SEA Games 2025 Thailand. Basral tampil sebagai yang terbaik di nomor skateboard street putra setelah mengungguli para pesaingnya.
Basral mencatatkan total nilai tertinggi 166,67 poin. Ia mengalahkan dua atlet tuan rumah, Kirin Petkiree dan Thawatchai Siangoueng, yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga. Kemenangan tersebut diraih secara dramatis karena Basral memastikan emas pada percobaan ketiga atau terakhir.
Usai meraih prestasi tersebut, bonus dari pemerintah pun menanti. Pemerintah Indonesia menyiapkan bonus sebesar Rp1 miliar bagi atlet peraih medali emas SEA Games 2025. Terkait bonus itu, Basral mengaku telah memiliki rencana untuk memanfaatkannya.
“Untuk bonus itu fix atau rumor sih? Ya kalau beneran cair ya pasti disumbangin ke anak yatim piatu, terus juga ngasih ke orang tua juga, dan buat aku sendiri gitu,” kata Basral Graito Hutomo kepada awak media di rumahnya pada, Kamis (18/12/2025).
Selain berniat berbagi kepada anak yatim piatu dan membantu orang tua, atlet kelahiran 22 Januari 2007 itu juga menyimpan keinginan untuk memiliki rumah sendiri. Pasalnya, brand ambassador Vans Asia Pasifik itu masih tinggal bersama orangtuanya di rumah sederhana yang beralamat di Dusun Klipan, Kelurahan Tohudan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.
“Oh ya bener-bener, memang pingin, pingun punya rumah sendiri. Hmm rencananya di sini tapi belum tahu sih, pasti di sini deh kayaknya wong tinggal di sini,” ucapnya semringah.
Seperti diketahui dalam ajang final SEA Games, Basral tampil impresif pada percobaan terakhir dengan mengeksekusi teknik bigger flip front board. Ia mendarat dengan sempurna dan langsung mendapat sorakan penonton. Momen tersebut membuat Basral naik dari posisi keempat ke peringkat pertama.
Kemenangan itu disambut emosional oleh Basral. Ia tampak menangis di atas papan skateboard miliknya sesaat setelah memastikan medali emas.
“Spontan saja, enggak kepikiran kalau bisa landing. Jujur kepikiran terus sebelum momentum itu. Awalnya sudah ikhlas saja bisa landing atau tidak, terharu saja sih,” tutur Basral.
“Percobaan terakhir, dan momennya juga pas banget, berhasil landing dan posisi langsung di urutan teratas,” kenangnya.













