
Solo, Solokini – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyelenggarakan Bale Festival UMKM 2025 di Kota Solo sebagai bentuk dukungan penuh terhadap perkembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam acara ini, BTN menghadirkan berbagai penawaran menarik, mulai dari cashback biaya pra-realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit UMK (KUMK) hingga beragam gimmick khusus bagi pelaku usaha.
Kepala Divisi Small Medium Enterprise Banking BTN, Bramantyo Tri Adi Nugroho, menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu pilar utama perekonomian nasional yang tumbuh dari tingkat akar rumput. Menurutnya, dengan memberdayakan UMKM, BTN berperan tidak hanya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
“Penyelenggaraan Bale Festival UMKM 2025 juga menjadi wujud nyata komitmen BTN mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan BUMN sebagai motor pemberdayaan dan pembiayaan UMKM. Melalui program promo cashback biaya pra-realisasi kredit ini, kami berupaya mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, sehingga mereka dapat mengembangkan kapasitas, meningkatkan daya saing, dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujar Bramantyo pada acara Bale Festival UMKM 2025 di Solo, Sabtu (23/8).
Selain menghadirkan berbagai promo kredit, Bale Festival UMKM 2025 juga menyuguhkan pameran produk unggulan UMKM binaan BTN. Pengunjung dapat menikmati beragam kegiatan menarik seperti fun games, penampilan musik, workshop memasak, hingga talkshow seputar pengembangan usaha dengan pembicara dari Indomarco (Indomaret) serta pengenalan produk kredit BTN. Berbagai diskon dan voucher menarik juga disediakan dan dapat diakses melalui laman btn.id/balefestivalumkm.
Dalam rangkaian acaranya, festival ini juga menggelar akad massal pembiayaan UMKM dengan jumlah total 546 debitur di seluruh Indonesia. Selain itu, dilakukan pula penandatanganan perjanjian kerja sama dengan sejumlah mitra strategis. Berbagai kegiatan edukatif seperti talkshow inspiratif dan business matching antar pelaku usaha turut dihadirkan untuk memperkuat jaringan dan kemampuan bisnis UMKM.
BTN menargetkan transaksi senilai lebih dari Rp90 miliar selama pelaksanaan festival, baik dari pembiayaan maupun penjualan produk di arena bazar. Bramantyo optimistis target ini akan tercapai berkat strategi promosi yang masif serta tingginya minat masyarakat terhadap produk UMKM.
Ia juga menambahkan bahwa BTN, meski dikenal unggul di sektor pembiayaan perumahan, memiliki keunggulan di kredit SME yang memberikan manfaat tambahan bagi pelaku UMKM dalam ekosistem perumahan. Dukungan ini dilengkapi proses bisnis modern melalui digitalisasi, seperti layanan kredit on the spot lewat aplikasi ponsel, credit scoring, hingga decision engine yang mempercepat proses persetujuan.
“Dengan adanya Bale Festival UMKM, Bank BTN berharap dapat memperkokoh peran UMKM dalam mendukung pemulihan ekonomi, sekaligus menghadirkan solusi keuangan yang inklusif bagi masyarakat,” tutur Bramantyo.
Pembukaan Bale Festival UMKM 2025 dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani yang ditandai dengan pemukulan gong. Setelah itu, Astrid didampingi oleh Kepala Divisi Small Medium Enterprise Banking BTN, Bramantyo Tri Adi Nugroho meninjau sejumlah stan UMKM yang mengikuti festival tersebut di halaman kantor BTN Solo di Jalan Slamet Riyadi, Solo.